Cara Memulai Bisnis Angkringan Modern agar Menguntungkan

  • 28 Agt 2026 12:24 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Memahami cara memulai bisnis angkringan modern bukan hanya soal menyiapkan modal, tetapi juga menyusun strategi agar usaha mampu menarik pelanggan sejak hari pertama. Dengan konsep yang lebih nyaman, menu kekinian, dan layanan yang praktis, angkringan modern memiliki peluang besar untuk berkembang.

Simak panduan berikut yang dikutip dari situs Pegadain, agar kamu bisa membangun bisnis angkringan yang menarik dan berpotensi menguntungkan!

Peluang Keuntungan Bisnis Angkringan Modern

Angkringan modern menjadi salah satu peluang usaha kuliner yang menjanjikan karena dapat dimulai dengan modal yang relatif terjangkau. Dibandingkan dengan membuka restoran atau kafe besar, risiko finansialnya cenderung lebih rendah sehingga cocok untuk pelaku usaha pemula. Target pasarnya juga sangat luas, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, hingga keluarga yang mencari tempat makan yang nyaman dengan harga terjangkau. Jika dikelola dengan baik, tingginya frekuensi kunjungan pelanggan dapat membantu menciptakan omzet yang stabil sekaligus membuka peluang ekspansi ke lokasi yang lebih strategis.

Cara Memulai Bisnis Angkringan Modern

Setelah mengetahui potensi keuntungannya, kini saatnya memahami langkah-langkah penting agar usaha berjalan lebih terarah. Berikut beberapa cara untuk memulai bisnis angkringan modern yang bisa kamu terapkan:

1. Tentukan Lokasi Usaha yang Strategis

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih lokasi usaha yang mudah dijangkau sekaligus ramai oleh target pasar. Jika target usaha angkringanmu adalah anak muda, sebaiknya pilih area dekat tempat nongkrong yang sedang populer atau bisa juga dekat kampus dan perkantoran. Lokasi yang strategis membuat angkringan lebih mudah dikenal. Selain itu, akses yang nyaman juga dapat meningkatkan peluang pelanggan untuk kembali.

2. Amati Kompetitor di Sekitar

Sebelum membuka usaha, luangkan waktu untuk mengamati angkringan lain di sekitar lokasi. Perhatikan suasana, variasi menu, harga, pelayanan, hingga sistem pemesanan. Catat kelebihan dan kekurangan kompetitor, lalu lakukan analisis sederhana agar kamu menemukan peluang yang belum dimanfaatkan. Ulasan pelanggan di Google Maps maupun media sosial juga bisa menjadi sumber inspirasi untuk meningkatkan kualitas layanan.

3. Siapkan Modal Usaha dan Perlengkapan yang Dibutuhkan

Besarnya modal bergantung pada konsep usaha yang akan dijalankan. Berikut contoh estimasi kebutuhan modal angkringan modern skala kecil hingga menengah:

  • Peralatan memasak dan penyajian sekitar Rp5–10 juta.
  • Booth atau gerobak modern sekitar Rp5–10 juta.
  • Persediaan bahan baku awal sekitar Rp2–6 juta.
  • Meja, kursi, lampu, dan dekorasi sekitar Rp4–12 juta.
  • Branding dan promosi awal sekitar Rp2–5 juta.

Dengan kebutuhan tersebut, estimasi modal awal berkisar antara Rp20 juta hingga Rp45 juta, tergantung pada konsep dan skala usaha yang dipilih.

4. Pilih Tema dan Konsep Bisnis

Konsep yang unik akan membuat pelanggan lebih mudah mengingat angkringan milikmu. Oleh karena itu, tentukan identitas usaha yang sesuai dengan target pasar. Berikut beberapa inspirasi konsep yang bisa kamu pilih:

  • Angkringan industrial minimalis dengan menu kekinian.
  • Angkringan bertema budaya populer, live music, atau retro.
  • Angkringan bernuansa heritage dengan sentuhan modern yang nyaman.

Kamu bisa menggunakan warna, dekorasi, dan furnitur yang konsisten agar identitas bisnis semakin kuat. Tambahan mural, neon sign, atau area swafoto yang dapat mendorong pelanggan untuk membagikan pengalaman mereka di media sosial.

5. Buat Daftar Menu yang Menarik

Menu merupakan daya tarik utama dalam bisnis kuliner. Untuk itu, padukan makanan khas angkringan dengan menu modern agar pelanggan memiliki lebih banyak pilihan. Beberapa menu yang bisa disajikan antara lain:

  • Nasi kucing.
  • Aneka sate dan gorengan.
  • Sosis bakar dan kentang goreng.
  • Roti dan pisang panggang.

Kamu juga bisa menghadirkan kreasi, seperti nasi kucing ayam mentai, sate dimsum, jamu latte, infused herbal tea, hingga soto atau rawon dalam porsi mini. Menu yang bervariasi dapat menarik pelanggan untuk mencoba lebih banyak dan membantu meningkatkan peluang pembelian.

6. Jaga Konsistensi dan Kualitas Rasa Menu

Selain berinovasi, kualitas rasa harus tetap konsisten agar pelanggan merasa puas. Gunakan bahan baku segar setiap hari dan lakukan pencatatan stok secara rutin. Buat standar operasional memasak yang jelas agar setiap menu memiliki cita rasa yang sama. Konsistensi inilah yang akan meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mendorong repeat order.

7. Perhatikan Tren Kuliner

Selera konsumen selalu berubah sehingga pelaku usaha perlu mengikuti perkembangan tren. Namun, setiap inovasi tetap harus sesuai dengan konsep angkringan yang telah dibangun. Sebagai contoh, kamu bisa menambahkan pilihan menu rendah gula, makanan sehat, atau minuman herbal modern tanpa menghilangkan ciri khas angkringan.

8. Berikan Pelayanan Terbaik untuk Konsumen

Pelayanan yang ramah menjadi nilai tambah yang sering membuat pelanggan kembali. Sambut setiap pengunjung dengan sopan, meski suasana sedang ramai. Jika diperlukan, rekrut karyawan untuk membantu operasional agar pelayanan tetap cepat. Pelanggan yang puas biasanya akan merekomendasikan angkringanmu kepada teman maupun keluarga.

9. Siapkan Fasilitas Tambahan Modern

Fasilitas tambahan dapat meningkatkan kenyamanan pelanggan selama berada di angkringan. Misalnya, dengan menyediakan Wi-Fi gratis, stop kontak di setiap meja, dan pembayaran digital. Kamu juga bisa menghadirkan area foto sederhana agar pelanggan terdorong mengunggah pengalaman mereka ke media sosial. Cara ini efektif membantu promosi tanpa biaya besar.

10. Promosikan Angkringan

Manfaatkan Instagram, TikTok, dan platform media sosial lainnya untuk memperkenalkan angkringanmu. Unggah konten menarik seperti proses memasak, suasana tempat, maupun menu favorit pelanggan. Jangan lupa mendaftarkan usaha di Google Business Profile agar calon pelanggan lebih mudah menemukan lokasi, jam operasional, hingga daftar menu saat melakukan pencarian online.

11. Sediakan Metode Pembayaran yang Fleksibel

Usahakan sistem pembayaran yang kamu miliki lengkap, mulai dari uang tunai, QRIS, kartu debit atau kredit, hingga dompet digital. Opsi pembayaran yang lengkap membuat transaksi lebih praktis sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan. Menerapkan cara memulai bisnis angkringan modern juga perlu dibarengi dengan pengelolaan keuangan yang baik.

Itulah beberapa cara memulai bisnis angkringan modern yang bisa kamu coba. Selain menyiapkan modal awal, kamu sebaiknya memiliki cadangan dana agar pembelian bahan baku, perlengkapan, dan kebutuhan operasional tetap lancar saat usaha baru mulai berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....