Media Sosial Jadi Sarana Efektif Syiar Umrah dan Haji di Era Digital
- 29 Mei 2026 20:00 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Perkembangan teknologi digital dan media sosial saat ini dinilai membuka peluang besar bagi para pelaku bisnis syariah, khususnya di bidang perjalanan umrah dan haji, untuk memperluas syiar serta edukasi kepada masyarakat luas.
Media sosial kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga telah menjadi ruang dakwah modern yang dapat menjangkau berbagai kalangan, mulai dari generasi muda hingga masyarakat umum yang sedang mencari informasi seputar ibadah ke Tanah Suci.
Hal tersebut disampaikan dalam webinar I Call Milyarder (ICM) bertajuk “Leading With Purpose: Dari Pengorbanan Menuju Kebermanfaatan” yang diikuti oleh para leader Arminareka, Armina Daily, dan komunitas bisnis syariah lainnya.
Narasumber Nabila Fitri, Silver director Armina daily menyampaikan masih banyak pelaku usaha yang merasa tidak percaya diri untuk memulai konten di media sosial karena menganggap dirinya tidak memiliki kemampuan teknis atau merasa “gaptek”.
Namun menurutnya, hal tersebut bukan menjadi penghalang untuk mulai bergerak. Konten yang kuat tidak selalu berasal dari kemampuan editing yang tinggi, tetapi dari ketulusan dalam menyampaikan pengalaman dan manfaat kepada orang lain.
“Padahal konten itu bukan soal jago editing. Tapi soal ketulusan berbagi pengalaman dan manfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan para leader tidak perlu menjadi seorang influencer profesional untuk dapat berkontribusi di dunia digital. Konten sederhana seperti aktivitas harian, cerita jamaah, motivasi menabung umrah, hingga edukasi ringan seputar ibadah justru lebih mudah diterima oleh masyarakat.
Menurutnya, kunci utama dalam membangun personal branding di media sosial adalah konsistensi, keberanian untuk memulai, serta kejujuran dalam setiap pesan yang disampaikan.
“Jangan tunggu sempurna. Mulai saja dari cerita sederhana. Bisa dari foto, story WhatsApp, atau video pendek. Yang penting konsisten,” kata Nabila.
Tour leader profesional ini juga menegaskan bahwa satu konten sederhana yang dibuat dengan niat baik dapat menjadi jalan hidayah bagi orang lain untuk semakin dekat dengan Baitullah.
Lebih lanjut, Nabila berharap para leader dan penyiar Baitullah dapat terus meningkatkan kemampuan digital mereka agar mampu menyebarkan konten-konten positif di ruang digital. Dengan demikian, media sosial tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga menjadi wasilah kebaikan dan ladang dakwah yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.
Webinar ini diharapkan dapat memperkuat peran para leader dalam mendukung syiar ibadah umrah dan haji di era digital yang semakin kompetitif
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....