BSP Bangkit, Siak Proyeksikan Dividen Lebih Rp100 Miliar
- 09 Mar 2026 12:55 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Siak - PT Bumi Siak Pusako (BSP) mencatat titik balik kinerja setelah sebelumnya mengalami kerugian hingga USD 14 juta pada tahun 2024. Perusahaan daerah tersebut kini memproyeksikan pembagian dividen mencapai USD 6 juta atau setara lebih dari Rp100 miliar pada tahun 2026.
Komisaris BSP yang juga Asisten II Pemerintah Kabupaten Siak, Herianto, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil evaluasi dan kebijakan strategis yang dilakukan sejak Bupati Siak Dr Afni Zulkifli menjabat sebagai perwakilan pemegang saham mayoritas.
"Kami bekerja dari arahan dan kebijakan Ibu Bupati, dan hasilnya Alhamdulillah BSP mulai rebound dan dapat membukukan dividen yang insyaAllah mencapai USD 6 juta atau setara Rp100 miliar lebih di 2026," ujar Herianto, Rabu 4 Maret 2026.
Berdasarkan rapat internal bersama notaris, dividen interim yang dapat langsung dibagikan kepada para pemegang saham mencapai USD 4,5 juta atau sekitar Rp75,9 miliar. Dengan kepemilikan saham sebesar 72,29 persen, Pemerintah Kabupaten Siak diperkirakan menerima sekitar Rp52 miliar pada tahap awal pembagian dividen.
Herianto menjelaskan kebangkitan BSP tidak terlepas dari langkah efisiensi besar-besaran yang dilakukan manajemen, termasuk evaluasi kegiatan trucking atau pengangkutan minyak melalui jalur darat serta perubahan pola penjualan minyak mentah dari ekspor menjadi pemenuhan kebutuhan dalam negeri.
"BSP salah satu tulang punggung PAD Siak saat ini, sehingga kinerjanya harus terus dijaga," ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 BSP juga memiliki sejumlah agenda strategis, di antaranya pemenuhan kewajiban Komitmen Kerja Pasti berupa pengeboran tujuh sumur, rencana pembangunan pipa baru untuk menekan biaya operasional, serta penetapan direksi definitif melalui proses uji kelayakan dan kepatutan secara profesional.