PHR Catat Kinerja Positif dan Berkelanjutan
- 18 Jun 2025 19:49 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatatkan kinerja impresif sepanjang tahun 2024, tiga tahun sejak alih kelola Blok Rokan. Berbagai pencapaian berhasil diraih, mencerminkan komitmen kuat perusahaan terhadap operasional unggul, tata kelola yang baik, serta keberlanjutan industri hulu migas nasional.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Jakarta, Rabu (18/6), Direktur Utama PHR Ruby Mulyawan menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim yang ditopang oleh sumber daya manusia unggul, inovasi teknologi, serta penerapan digitalisasi dan keselamatan kerja secara konsisten.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi guna mendukung keberlanjutan industri hulu migas nasional,” ujar Ruby Mulyawan saat menyampaikan laporan kinerja tahun buku 2024, Kamis (18/6/2025) di Jakarta.
Sepanjang 2024, PHR mencatat produksi minyak mencapai 57,80 juta barel minyak (MMBO) dan gas sebesar 12,81 miliar standar kaki kubik (BSCF), sehingga total setara migas mencapai 60,10 juta barel minyak ekuivalen (MMBOE). Rata-rata produksi harian tercatat sebesar 158,17 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan 35,01 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD), dengan total harian setara migas mencapai 164,21 ribu BOEPD.
Capaian ini menjadikan Zona Rokan sebagai kontributor terbesar bagi Subholding Upstream Pertamina dengan menyumbang 36% dari total produksi dan 27% dari produksi minyak nasional, menjadikannya blok migas terbesar di Indonesia.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan, PHR telah melakukan pengeboran eksplorasi sebanyak 6 sumur dan eksploitasi 491 sumur, serta 257 sumur dalam kategori Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL). Hasil eksplorasi menunjukkan temuan sumber daya (2C) sebesar 53,15 MMBOE dan cadangan terbukti (1P) sebesar 84,34 MMBOE.
Tak hanya dari sisi produksi, PHR juga menorehkan pencapaian dalam aspek keberlanjutan dan tata kelola perusahaan. Di antaranya:
Skor GCG Assessment meningkat menjadi 87,8 dengan predikat Sangat Baik
Perolehan tiga sertifikasi ISO Sistem Manajemen Terintegrasi: ISO 14001, ISO 45001, dan ISO 37001
Tiga PROPER Hijau untuk Wilayah Kerja Rokan, yakni:
1. Reduksi emisi sebesar 228,83 KT CO₂.
2. Penghematan energi sebesar 130.954 KwH.
3. Pengelolaan limbah mencapai 165 m³, termasuk 661 ton limbah organik dan 500 kg limbah anorganik.
“RUPS ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian dan strategi perusahaan ke depan. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci menjaga kepercayaan pemangku kepentingan,” kata Ruby.
PHR juga mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian dari auditor independen atas laporan keuangannya, mencerminkan transparansi dan integritas dalam pelaporan keuangan.
Dengan mengusung visi menjadi perusahaan hulu migas nasional kelas dunia, PHR terus menerapkan prinsip GCG, nilai AKHLAK, dan etika bisnis dalam seluruh aktivitasnya demi menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....