Cek Kesehatan Gratis di MTsN 2 Bengkalis, Upaya Deteksi Dini Kesehatan Siswa

  • 15 Mei 2026 11:56 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Kesehatan menjadi salah satu fondasi utama dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran di lingkungan pendidikan. Berangkat dari hal tersebut, UPT Puskesmas Selatbaru bersama Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Bengkalis menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan mengusung tema “Muda Sehat, Belajar Hebat!” sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan peserta didik.

Kegiatan yang dipusatkan di Titik Lokasi 2 (Tilok 2) MTsN 2 Bengkalis ini menyasar para siswa sebagai upaya deteksi dini berbagai potensi gangguan kesehatan sejak usia sekolah. Program ini juga menjadi bagian dari penguatan layanan promotif dan preventif di lingkungan pendidikan, agar siswa dapat tumbuh dengan kondisi fisik yang lebih optimal.

Tim tenaga kesehatan dari UPT Puskesmas Selatbaru hadir memberikan pelayanan pemeriksaan dasar secara menyeluruh. Para siswa secara bergantian menjalani pengecekan tekanan darah, pengukuran berat badan dan tinggi badan, serta perhitungan indeks massa tubuh (IMT). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan sekaligus memberikan gambaran awal terkait status gizi peserta didik.

Selain pemeriksaan fisik, siswa juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan konsultasi kesehatan ringan. Dalam sesi ini, tenaga kesehatan memberikan ruang diskusi terkait keluhan yang sering dialami remaja, seperti kelelahan, pola tidur, hingga pola makan yang kurang seimbang. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan sehari-hari.

Tidak hanya sebatas pemeriksaan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Para siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan benar, menjaga asupan makanan, serta membiasakan gaya hidup sehat baik di sekolah maupun di rumah.

Kepala MTsN 2 Bengkalis, Nurlina, memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama pihak puskesmas. Menurutnya, kondisi kesehatan siswa sangat berpengaruh terhadap konsentrasi dan semangat belajar di kelas.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi peserta didik. Dengan mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini, anak-anak dapat lebih memperhatikan pola hidup sehat sehingga proses belajar menjadi lebih maksimal,” ujarnya, Jumat 15 Mei 2026.

Para guru juga turut aktif mendampingi jalannya kegiatan agar seluruh proses pemeriksaan berlangsung tertib dan teratur. Antusiasme siswa terlihat dari keterlibatan mereka yang mengikuti setiap tahapan pemeriksaan dengan penuh semangat.

Melalui kegiatan CKG ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama antara pihak sekolah, tenaga kesehatan, dan peserta didik dalam menjaga kesehatan sejak dini. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut guna menciptakan lingkungan madrasah yang sehat, nyaman, serta mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara fisik dan mental.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....