SPPG Wonosari Gunakan Bahan Premium, Layani 1.686 Penerima MBG

  • 05 Agt 2026 16:35 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis memastikan seluruh proses penyediaan makanan bergizi bagi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan tanpa menggunakan gas elpiji maupun bahan pangan bersubsidi pemerintah. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan sekaligus memastikan subsidi pemerintah tetap tepat sasaran.

Kepala Dapur SPPG Wonosari Bengkalis, Gindo Mandalasa, mengatakan seluruh kebutuhan memasak di dapur menggunakan gas elpiji non-subsidi. Begitu juga bahan pangan utama seperti beras dan minyak goreng yang digunakan merupakan produk premium yang telah memenuhi standar operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN).

"Seluruh kebutuhan memasak di dapur kami tidak menggunakan gas elpiji subsidi maupun bahan pangan bersubsidi. Beras dan minyak goreng yang digunakan merupakan produk premium sesuai standar yang telah ditetapkan BGN," ujar Gindo, Rabu 5 Agustus 2026.

Menurut Gindo, dapur SPPG Wonosari telah beroperasi sekitar tujuh bulan dan saat ini melayani sebanyak 1.686 penerima manfaat yang tersebar di tujuh sekolah serta tiga Posyandu di wilayah Kecamatan Bengkalis.

Dalam menjalankan operasionalnya, dapur tersebut juga didukung oleh 40 orang karyawan yang bertugas mulai dari proses penerimaan bahan baku, pengolahan makanan, pengemasan hingga pendistribusian kepada para penerima manfaat.

Ia menjelaskan, selain mengutamakan kualitas bahan pangan, SPPG Wonosari juga telah memenuhi standar pengelolaan limbah sebagaimana dipersyaratkan oleh Badan Gizi Nasional. Seluruh limbah hasil produksi dikelola sesuai prosedur untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menjamin keamanan pangan.

"Pengelolaan limbah menjadi perhatian kami. Semua dilakukan sesuai prosedur agar lingkungan tetap bersih dan proses penyediaan makanan bergizi berjalan dengan aman serta higienis," jelasnya.

Gindo menegaskan, penggunaan bahan baku non-subsidi merupakan bentuk komitmen SPPG Wonosari dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tanpa mengurangi hak masyarakat terhadap komoditas bersubsidi yang disediakan pemerintah.

"Kami ingin memastikan program ini berjalan sesuai ketentuan. Bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada penerima manfaat, sementara komoditas bersubsidi tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang memang berhak menerimanya," tutup Gindo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....