Bupati Siak Minta SPPG Prioritaskan Produk UMKM Lokal
- 12 Mar 2026 15:04 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Siak - Bupati Siak Afni Zulkifli meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Siak mengutamakan pembelian hasil pertanian serta produk UMKM lokal. Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi dan monitoring evaluasi program MBG di Kantor Bupati Siak, Rabu 11 Maret 2026.
Afni mengatakan di Kabupaten Siak terdapat sekitar 1.568 UMKM yang sebagian bergerak di sektor pertanian dan perikanan. Namun hingga saat ini, ia menilai belum ada dapur SPPG yang memanfaatkan hasil pertanian dari pelaku usaha lokal tersebut.
"Tujuan utama Presiden program MBG, salah satunya membantu UMKM lokal. Jika SPPG prioritas belanja di Pekanbaru dan remah-remahnya saja belanja di Siak itu, inikan sangat kita kesalkan," kata Bupati Afni.
Menurutnya, di Kabupaten Siak terdapat 56 dapur SPPG yang tersebar di sejumlah kecamatan. Ia meminta ke depan seluruh pengelola dapur dapat menjalin kerja sama dengan UMKM lokal untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan program MBG.
"Ambil dulu produk UMKM, cari UMKM lokal bina mereka dan yayasan kolaborasi dengan dinas kami, kami yang akan carikan UMKM nya," Afni.
Afni juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyukseskan program MBG demi meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak di Kabupaten Siak. "Saya akan konsen pada MBG, saya sudah bikin draft kesepakatan. Kami akan terus kawal dan melaporkan ke pusat. Untuk menjaga kualitas MBG di Siak dengan mengaktifkan semua puskesmas, serta mengaktifkan dan menguatkan peran ahli gizi," harapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Pangan Gizi Pekanbaru Syartiwidya menyarankan agar UMKM di Kabupaten Siak dapat bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia serta memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat untuk menambah modal usaha. "Disinilah saya minta ibu agar bisa mengarahkan perbankan disini untuk memberikan KUR kepada UMKM untuk menambahkan modal. Karena ini tentu saja butuh modal besar kemudian tenaga kerja, disinilah juga menjawab asta cita terkait pemerataan ekonomi pemberantasan kemiskinan" sebutnya.