Lonjakan Penumpang Arus Balik di Pelabuhan BSSR Didominasi Warga Malaysia

  • 07 Apr 2025 20:13 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis: Arus balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bandar Sri Setia Raja (BSSR) Selat Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis mengalami peningkatan signifikan sejak H+5. Lonjakan penumpang terutama terjadi pada rute internasional menuju Malaka dan Muar, Malaysia.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan BSSR Selat Baru, Syahrial, mengungkapkan bahwa peningkatan penumpang didominasi oleh warga negara Malaysia yang sebelumnya berlibur atau merayakan Lebaran di wilayah Bengkalis.

Tim posko di pelabuhan internasional BSSR Selat Baru kecamatan Bantan.(Foto RRI TSM)

“Lonjakan arus balik mulai terlihat sejak tanggal 4 April 2025. Saat ini ramai penumpang dari Malaysia yang kembali ke negaranya. Sementara itu, untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan kembali bekerja ke Malaysia, belum terlihat signifikan peningkatannya. Kami perkirakan akan terjadi peningkatan pada tanggal 8 dan 9 April,” jelas Syahrial, Senin (7/4/2025).

Ia juga menambahkan bahwa puncak lonjakan penumpang terjadi pada 6 April, di mana empat kapal berangkat dengan kapasitas penuh. Bahkan, banyak penumpang yang tidak mendapatkan tiket dan terpaksa dijadwalkan ulang pada 7 April.

“Empat kapal penuh kemarin, dan sebagian penumpang yang tidak dapat tiket akan diberangkatkan hari ini. Saat ini, ada empat kapal beroperasi, termasuk kapal Mulia Kencana, Ocean, dan Cas, semuanya dalam kondisi muatan penuh,” terang Syahrial.

Syahrial juga menyayangkan kurangnya kesadaran penumpang untuk melakukan pelaporan kepada agen setelah melakukan pemesanan tiket pulang-pergi (PP). Hal ini menyebabkan terjadinya penumpukan karena perubahan jadwal keberangkatan yang tidak terinformasikan dengan baik.

“Seharusnya mereka melapor saat tiba di Bengkalis. Banyak yang menganggap situasi aman-aman saja, padahal ada yang sudah booking tapi tidak melapor ke agen. Akhirnya mereka tidak tahu jadwal pastinya dan tidak bisa berangkat. Ini yang menyebabkan kapal penuh dan seperti kekurangan armada,” tambahnya.

Ia memperkirakan lonjakan akan terus terjadi pada tanggal 7, 8, dan 9 April, karena banyak TKI yang kembali ke Malaysia setelah habis masa cuti lebarannya. Meskipun padat, pelaksanaan arus balik sejauh ini berjalan dengan aman dan lancar, tanpa adanya pelanggaran yang ditemukan selama proses pemeriksaan di pelabuhan.

Rekomendasi Berita