Arus Balik H+7, Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis Masih Padat

  • 07 Apr 2025 20:07 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis: Situasi arus balik di Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis, pada H+7 Lebaran masih menunjukkan kepadatan, terutama kendaraan roda dua dan roda empat yang sudah mengisi penuh kuota keberangkatan baik melalui sistem booking maupun pembelian tiket secara langsung.

Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Edi Kurniawan, mengungkapkan bahwa kondisi antrean masih terlihat, khususnya sepeda motor. Sementara itu, kendaraan roda empat juga sudah tidak memungkinkan lagi untuk penambahan karena kuota telah terpenuhi.

Antrean kendaraan roda empat yang sudah booking menunggu naik kapal.(Foto RRI TSM).

“Untuk kondisi pagi ini sesuai jadwal keberangkatan pukul 07.00 WIB, kami mendapat konfirmasi dari operator kapal bahwa satu kapal milik PT ALP mengalami kendala pada mesin utama (main engine), sehingga hari ini kapal tersebut tidak bisa beroperasi,” jelas Edi Kurniawan saat ditemui di lokasi, Senin (7/4/2025).

Dengan adanya kapal yang mengalami kerusakan, operasional hari ini hanya mengandalkan tiga kapal yang melayani hingga 17 trip penyeberangan. Menurut Edi, hal ini cukup untuk mengangkut seluruh penumpang, selama antrean kendaraan roda dua tidak terlalu panjang.

“Dengan skema tiga kapal, kami usahakan seluruh pengguna jasa bisa terangkut hari ini. Tapi kalau kendaraan roda dua antreannya mengular hingga ke luar area pelabuhan, bisa saja ada kendala untuk menyelesaikan pengangkutan hari ini,” ujar Edi.

Ia menambahkan bahwa meskipun kuota sudah penuh, pihaknya belum menerima data akhir karena masih terdapat kendaraan yang melakukan pembatalan (cancel) atau penjadwalan ulang (reschedule). Harapannya, seluruh kendaraan tetap bisa diberangkatkan.

Untuk memperlancar arus balik, kendaraan barang sementara waktu tidak dilayani, dan prioritas diberikan kepada kendaraan penumpang dan roda dua. Satu kapal lainnya, Mutiara Pertiwi 2 milik PT ALP, juga tengah menjalani perawatan menyeluruh karena mengalami kerusakan mesin utama.

“Mesin utama kapal mengalami trouble sehingga tidak bisa dipaksakan beroperasi. Hari ini full perawatan dan masih menunggu ketersediaan alat pengganti,” terang Edi.

Selama masa arus balik dari tanggal 31 Maret hingga 5 April 2025, melalui sistem booking, telah tercatat sebanyak 1.619 kendaraan roda empat dan 3.334 kendaraan roda dua yang menyeberang melalui Pelabuhan Roro Air Putih.

Rekomendasi Berita