Kebijakan Booking dan Ganjil Genap Tuai Pro-Kontra Warga
- 03 Apr 2025 20:40 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Kebijakan booking tiket dan sistem ganjil genap yang diterapkan pada arus balik di Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis, menuai tanggapan beragam dari masyarakat.
Sejumlah warga mengaku kecewa karena tidak bisa berangkat akibat kurangnya informasi mengenai kebijakan tersebut.
Edi Kurniawan, Kepala Bidang (Kabid) Pelayaran Dinas Perhubungan Bengkalis, mengakui adanya pro dan kontra terkait kebijakan ini. Menurutnya, banyak masyarakat yang tidak mengetahui sistem booking tiket dan aturan ganjil genap, sehingga tidak bisa berangkat meskipun kuota masih tersedia.
“Terkait dengan sistem ini memang ada pro dan kontra. Masyarakat kecewa karena mereka tidak melakukan booking, sementara kuota masih ada, tetapi ternyata terikat dengan aturan ganjil genap,” ujar Edi Kurniawan, Kamis (3/4/2025).
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini masih baru dan diterapkan pertama kali pada arus balik Lebaran Idul Fitri.
“Kami akan menjadikan ini sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depannya,” kata Edi pada RRI.
Keluhan datang dari Superman (40 tahun), seorang pengemudi truk asal Pekanbaru yang mengangkut barang sembako untuk sebuah toko ritel di Bengkalis. Ia mengaku kecewa karena tidak mengetahui adanya kebijakan ganjil genap.
“Kemarin saya dari Pekanbaru menuju Bengkalis, berangkat malam membawa sembako. Mau balik, rupanya ada sistem ganjil genap. Saya tidak tahu karena tidak ada informasi dari perusahaan. Kalau tahu, tentu saya booking dulu,” keluh Superman.
Hal serupa dirasakan Zulfa, warga Kabupaten Pelalawan, yang menyayangkan minimnya sosialisasi mengenai sistem ini. Ia menilai ada kemungkinan ketidaktahuan masyarakat dimanfaatkan oleh oknum tertentu.
“Saya baru tahu ada sistem booking saat ini. Kalau menurut saya, karena sistem ini baru diterapkan, ada orang yang kurang informasi. Bahkan, bisa saja ada oknum yang memanfaatkan situasi ini, sehingga banyak yang tidak bisa berangkat,” ujar Zulfa.
Zulfa juga menyampaikan bahwa dirinya sudah membeli tiket pagi tadi, tetapi baru diinformasikan bahwa tiket baru tersedia pada pukul 13.00 siang. Hal ini menambah kebingungan bagi calon penumpang.
Warga juga berharap dengan adanya berbagai keluhan ini, pihak Dinas Perhubungan Bengkalis diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi serta mengevaluasi kebijakan agar tidak merugikan masyarakat, terutama yang tidak memiliki akses informasi yang memadai.