Pesta Adat Kasambu-Sambu, Tradisi dan Nilai Budaya yang Lestari

  • 26 Mar 2026 21:53 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Kelurahan Kolese, Kecamatan Lea-Lea, kembali diramaikan dengan pelaksanaan tradisi Kasambu-Sambu yang sarat nilai adat dan kebersamaan. Tradisi warisan leluhur masyarakat Buton ini masih terus dijaga dan dilestarikan di tengah arus modernisasi.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam yang mewakili Wali Kota Baubau. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kolese yang dinilai konsisten menjaga identitas budaya daerah.

Menurutnya, tradisi Kasambu-Sambu bukan sekadar ritual makan bersama, tetapi memiliki makna mendalam sebagai simbol penguatan karakter masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sejalan dengan falsafah Pobinci-binciki Kuli yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kesetaraan.

“Tradisi ini mengandung nilai Pooma-maasiaka atau saling menyayangi, Poangka-angkataka yaitu saling menghormati, serta Pomae-maeaka yang berarti saling menjaga martabat. Semua elemen masyarakat duduk bersama tanpa sekat,” ujarnya, Kamis, 26 Maret 2026.

Selain memiliki nilai sakral, Pemerintah Kota Baubau juga melihat potensi besar tradisi ini sebagai daya tarik wisata budaya. Pengemasan yang profesional diharapkan mampu menarik wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat tanpa menghilangkan esensi adat.

Di hadapan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan, Sekda juga menitipkan pesan kepada generasi muda agar terus menjaga dan melestarikan budaya daerah. Ia menegaskan bahwa pemuda memiliki peran penting sebagai penjaga keberlangsungan identitas Buton di masa depan.

“Jangan biarkan identitas kita luntur. Kenali tradisimu, banggalah dengan bahasamu, dan lestarikan adatmu,” kata Sekda.

Tradisi Kasambu-Sambu pun diharapkan terus menjadi perekat sosial sekaligus simbol kekuatan budaya masyarakat Buton yang tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....