Kabel Bawah Laut Bakal Terangi Kadatua Liwutongkidi dan Siompu
- 12 Mar 2025 14:21 WIB
- Baubau
KBRN, Batauga: Buton Selatan, sebuah kabupaten yang kaya akan keindahan alam, kini tengah mengupayakan terobosan besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, mengusulkan pemasangan kabel listrik bawah laut yang akan menghubungkan daratan Buton Selatan dengan Pulau Kadatua, Liwitongkidi dan Pulau Siompu.
Langkah ini diambil untuk mewujudkan impian masyarakat di wilayah kepulauan tersebut, yaitu menikmati listrik 24 jam seperti halnya di wilayah daratan.
Usulan Bupati Buton Selatan mendapat sambutan positif dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Dalam kunjungan kerjanya ke Kota Baubau pada 9 Maret 2025, Menteri ESDM memberikan lampu hijau, dengan catatan Bupati Buton Selatan segera menindaklanjuti usulan ini ke Jakarta setelah Hari Raya Idulfitri.
“Survei menunjukkan kedalaman laut antara daratan Buton ke Pulau Kadatua mencapai 140-148 meter. Selain itu, rute kabel juga akan melewati Pulau Liwutongkidi (Pulau Ular) sebelum mencapai Pulau Siompu, dengan kedalaman laut di selat antara 70-80 meter,” ujar Adios, Senin (10/3/2025).
Rute ini dipilih bukan tanpa alasan. Pulau Liwutongkidi memiliki potensi pariwisata yang besar, dan dengan adanya akses listrik, diharapkan pulau ini dapat menjadi destinasi wisata unggulan di Buton Selatan. Selanjutnya, dengan terhubungnya pulau-pulau ini dalam satu jaringan listrik, diharapkan kedepannya jika terjadi pemadaman listrik di Batauga, maka di Siompu dan Kadatua juga akan ikut padam, dan sebaliknya.

Pemasangan Kabel Listrik Bawah Laut (Foto: Meta AI)
Saat ini, masyarakat di Pulau Kadatua dan Pulau Siompu masih mengalami keterbatasan akses listrik. Kondisi ini tentu menghambat aktivitas sehari-hari, terutama di malam hari.
“Dengan adanya listrik 24 jam, diharapkan berbagai sektor kehidupan dapat berkembang pesat, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pariwisata,” imbuhnya.
Sambil menunggu realisasi proyek besar ini, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pelayanan listrik di pulau-pulau tersebut. Saat ini, di bulan Ramadan sedang diusahakan agar listrik dapat menyala selama 12 jam dalam sehari. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak PLN Baubau untuk memastikan kelancaran proyek ini. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Buton Selatan agar impian kita bersama dapat segera terwujud," ujar Bupati Muhammad Adios.
Dengan adanya listrik 24 jam, diharapkan masyarakat dapat merasakan berbagai manfaat, seperti peningkatan aktivitas ekonomi, pendidikan yang lebih baik, dan pengembangan potensi pariwisata. Buton Selatan siap melangkah maju menuju masa depan yang lebih terang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....