GEAS Sultra 2026 Sukses Digelar, SSB Latowua Borong Emas
- 24 Agt 2026 09:31 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Gelaran Gerakan Emas Anak Sepak Bola (GEAS) Regional Sulawesi Tenggara (Sultra) 2026 sukses digelar di Kota Baubau. SSB Latowua dari Kabupaten Muna, tampil dominan dengan memborong medali emas pada seluruh kategori yang dipertandingkan.
Kompetisi yang berlangsung di Stadion Utama Betoambari, Sabtu dan Minggu, 22-23 Agustus 2026, mempertandingkan seri nasional kategori U-10 dan U-12 serta U-14 sebagai seri lokal. Kegiatan resmi ditutup dengan penyerahan medali pada Minggu sore.
Ketua GEAS Regional Sultra, Sawarudin, mengatakan kompetisi tersebut merupakan seri tahunan yang telah digelar selama empat tahun berturut-turut. Menurutnya, GEAS tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah pembinaan sekaligus upaya memasyarakatkan sepak bola sejak usia dini.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membumikan bola dan memasyarakatkan sepak bola lewat usia dini. Ini juga sejalan dengan program dari FIFA dan Kemenpora, bagaimana membumikan sepak bola,” ujar Sawarudin.
GEAS Regional Sultra tahun ini diikuti 16 tim dari sejumlah daerah, di antaranya Kota Baubau, Kabupaten Muna, Muna Barat, Buton, Buton Utara, dan Kota Kendari.

Sawarudin menjelaskan kategori U-10 dan U-12 dipertandingkan sebagai bagian dari seri nasional. Sementara kategori U-14 masih diputar pada seri lokal dengan target ke depan dapat masuk dalam kompetisi seri nasional.
Dari hasil pertandingan, SSB Latowua berhasil menunjukkan performa terbaik dengan meraih medali emas pada kategori U-10, U-12, dan U-14. Capaian tersebut menjadikan tim asal Kabupaten Muna, sebagai tim paling dominan dalam GEAS Regional Sultra 2026.
Sementara itu, tim tuan rumah Baubau melalui SSB Wolio belum berhasil meraih juara pertama. SSB Wolio hanya mendapatkan posisi juara dua dan juara tiga.
Tim-tim terbaik selanjutnya akan dipersiapkan mengikuti seri nasional GEAS di Kota Depok, Jawa Barat, pada 12-13 September 2026. Seri nasional tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026.
Sawarudin berharap penyelenggaraan GEAS dapat terus digilir ke daerah-daerah yang memiliki banyak peserta. Menurutnya, pola tersebut dapat memperluas keterlibatan klub sekaligus mendorong pembinaan sepak bola usia dini di berbagai wilayah Sultra.

ASN pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Buton itu juga mendorong lembaga pendidikan ikut memperkuat pembinaan dengan mengarahkan lebih banyak anak mengikuti Sekolah Sepak Bola (SSB).
“Sekolah harus menyampaikan dan mengarahkan anak-anak untuk ikut SSB. Karena tanpa ikut SSB, tidak mungkin bagus bermain,” katanya.
Selain pembinaan olahraga, pelaksanaan GEAS juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar Stadion Utama Betoambari. Kehadiran peserta dan orang tua membuat pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan ikut mendapatkan manfaat, terutama dari penjualan makanan dan minuman selama kompetisi berlangsung.
“Semua menggunakan produk lokal kita yang ada di depan stadion. UKM juga ikut banjir rezeki, terutama untuk makanan dan air mineral,” ujar Sawarudin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....