Gedung PLUT Baubau Pintu Masuk Mengenal UMKM

  • 07 Agt 2024 12:20 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau : Pembangunan gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Baubau yang beralamat di Jalan Muh. Husni Tamrin, Kelurahan Tomba, dimulai.

Hal ini ditandai dengan peletakkan batu pertama oleh Pj. Wali Kota Baubau, Muh. Rasman Manafi, pada Selasa(6/8/2024) yang turut dihadiri Pj Sekda Baubau, La Ode Fasikin, Forkopimda dan sejumlah kepala OPD.

Pj. Wali Kota Baubau, Muh. Rasman Manafi mengatakan, kehadiran gedung PLUT sangat besar manfaatnya karena menjadi pintu masuk mengenal UMKM. Saat ini kurang lebih ada sekitar 4.000 UMKM di Baubau.

Menurut Rasman, dengan jumlah UMKM tersebut, jika tidak diperjuangkan maka akan selalu tersisih. Karenanya, untuk memperkuat itu, dirinya meminta Dinas Koperasi dan UKM Baubau merangkul UMKM di daerah sekitar agar bersatu menjadi kuat.

"Sehingga cara mengelola adalah merangkul UMKM sekitar sebagaimana statemen Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki saat singgah di Baubau beberapa waktu lalu yakni apabila UMKM mau kuat tidak bisa berjuang terpecah-pecah, dia harus satu,"kata Rasman.

Pj. Wali Kota Baubau, Muh. Rasman Manafi meletakkan batu pertama pembangunan gedung PLUT Kota Baubau, Selasa(6/8/2024) - (Foto.Ist)

Untuk menyatukan UMKM di daerah Kepulauan Buton lanjut Rasman, bukan dikumpul dalam satu tempat, tetapi dengan langkah hilirisasi yang mencakup aspek penyimpanan, pengolahan dan logistik, yang mana antar UMKM di Kepulauan Buton saling menunjang peran.

"Jadi misalnya disana mainnya produksi, maka disini mainnya logistik, mereka produksi, disini penyimpanan. Kalau mereka mainnya produksi dengan pengolahan maka disini promosi. Kalau tempat promosinya disini, bisa jadi produksinya di Buton, Buton Selatan atau Buton Tengah,"katanya.

Rasman menegaskan, pola seperti itu harus ditempuh agar skala UMKM menjadi besar. Dirinya meminta Dinas Koperasi dan UKM Baubau segera menyiapkan langkah itu.

Apalagi lanjut Rasman, sinergi Pemkot Baubau dengan daerah sekitar bukan hal baru, karena sebelumnya Pemkot Baubau melalui Bappeda telah mengawalinya dengan melaksanakan Musrenbang Maritim dan komunikasi dengan Bappeda di enam daerah sekitar. Tinggal sektor UMKMnya yang mesti digerakkan.

"Munculkan pola-pola seperti itu sehingga apa yang kita bangun disini, bisa jadi barang-barang tersebut produksinya dari daerah sekitar,"ujarnya.

Gedung PLUT Kota Baubau yang digadang-gadang akan menjadi pintu masuk mengenal UMKM dibangun diatas tanah Pemkot Baubau seluas 3.671 m². Bangunan PLUT terdiri dua lantai, dimana lantai satu memiliki 14 ruangan dan lantai dua memiliki sembilan ruangan.

Pembangunan gedung ini akan menelan anggaran Rp5,2 miliar lebih bersumber dari DAK Fisik. Pelaksanaan pekerjaannya hingga 15 Desember 2024.

Guna optimialisasi fungsinya, gedung PLUT Baubau juga akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana menggunakan dana sebesar Rp2,5 miliar lebih.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....