PELNI Tutup Loket Tiket Mulai Januari 2027
- 07 Okt 2026 13:41 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) akan menghentikan layanan penjualan tiket secara langsung di loket mulai 1 Januari 2027. Kebijakan Nasional tersebut juga diikuti dengan penghentian kerja sama penjualan tiket dengan seluruh travel agent yang selama ini menjadi mitra PELNI.
Kepala Cabang PT PELNI Baubau, M. Lutfi Israr Sutan mengatakan, calon penumpang selanjutnya diarahkan membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi PELNI Mobile. Pembelian juga dapat dilakukan melalui kanal mitra PELNI, seperti BRImo, Livin' by Mandiri, myBCA, serta kanal resmi lainnya.
"Mulai Januari 2027, kita sudah tidak ada ikatan kerja sama lagi dengan travel,"kata M. Lutfi Israr Sutan, Rabu 7 Oktober 2026.
Menurutnya, penghentian kontrak dengan travel agent tidak serta-merta membuat agen tidak dapat menjual tiket PELNI. Travel masih dapat mengakses layanan penjualan melalui bentuk kerja sama dengan pihak lain, seperti perbankan.
Saat ini, terdapat 14 travel agent yang bekerja sama dengan PELNI Cabang Baubau. Dari jumlah tersebut, 12 travel berada di Kota Baubau, satu di Terminal Point Raha dan satu lainnya di Terminal Point Wanci.
Sementara itu, loket di Kantor Cabang PELNI Baubau tidak lagi difungsikan sebagai tempat utama penjualan tiket. Loket akan diarahkan untuk melayani pengaduan, keluhan pelanggan, pembatalan perjalanan dan perubahan jadwal atau reschedule.
Lutfi menjelaskan, kebijakan digitalisasi tersebut ditujukan untuk memudahkan calon penumpang sekaligus meningkatkan transparansi dalam proses pembelian tiket. Penumpang dapat melihat jadwal keberangkatan dan ketersediaan tempat duduk tanpa harus datang ke kantor PELNI.
Lutfi menyebut penggunaan PELNI Mobile di Baubau menunjukkan peningkatan seiring dengan sosialisasi yang terus dilakukan kepada masyarakat. Kondisi itu terlihat dari berkurangnya antrean calon penumpang di loket Kantor Cabang PELNI Baubau.
"Kita selalu mengarahkan untuk melakukan pembelian tiket secara mandiri, sehingga penumpang tidak perlu lagi ke loket," ujarnya.
Untuk pembelian tiket melalui PELNI Mobile, sistem akan ditutup dua jam sebelum jadwal keberangkatan kapal. Karena itu, calon penumpang perlu memastikan proses pembelian dan pembayaran dilakukan sebelum batas waktu tersebut.
Layanan tiket non-seat yang sebelumnya identik dengan pembelian melalui loket juga dapat diakses melalui PELNI Mobile. Tiket tersebut merupakan bagian dari dispensasi tambahan kapasitas yang diberikan setelah dilakukan uji petik terhadap aspek keselamatan kapal oleh Kementerian Perhubungan.
Dengan penerapan sistem tersebut, PELNI mendorong masyarakat untuk membiasakan pembelian tiket secara mandiri melalui kanal resmi. Digitalisasi juga diharapkan dapat mengurangi potensi praktik percaloan dan memberikan kepastian informasi mengenai jadwal serta ketersediaan tiket.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....