Semester I 2026, Penumpang melalui Bandara Betoambari Naik 20 Persen

  • 22 Agt 2026 15:01 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Pergerakan penumpang di Bandara Betoambari Baubau meningkat sekitar 20 persen pada semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Jumlah penumpang Januari hingga Juli 2026 mencapai sekitar 60 ribu orang, sementara tahun sebelumnya berada di kisaran 50 ribu penumpang.

Koordinator Teknik, Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat UPBU Betoambari Baubau, Fadli mengatakan, peningkatan tersebut terlihat dari jumlah penumpang yang datang maupun berangkat melalui Bandara Betoambari. Menurutnya, pertumbuhan itu menjadi salah satu indikator meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi udara.

“Jumlah penumpang di tahun 2026 pada posisi Januari sampai Juli kurang lebih 60 ribuan penumpang. Dibanding tahun 2025 dengan periode yang sama, kurang lebih 50 ribu penumpang,”kata Fadli, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Berdasarkan data, maret menjadi bulan dengan pergerakan penumpang paling tinggi sepanjang Januari hingga Juli 2026, karena dipengaruhi momentum angkutan Lebaran. Jumlah penumpang pada bulan tersebut mencapai sekitar 11 ribu orang, lebih tinggi dibandingkan bulan lainnya yang rata-rata berada dikisaran 9 ribu hingga 10 ribu penumpang.

Fadli menjelaskan, salah satu faktor yang mendorong peningkatan jumlah penumpang adalah bertambahnya frekuensi penerbangan rute Makassar-Baubau. Pada 2026, frekuensi penerbangan meningkat menjadi empat kali sehari, sementara pada 2025 hanya tiga kali sehari.

“Di tahun 2026 ini, Wings Air terbang tiga kali, Super Air Jet (SAJ) sekali. Dan kita harapkan itu konsisten terus-menerus sehingga jumlah penumpang bisa meningkat lagi,”ujarnya.

Dengan meningkatnya frekuensi penerbangan tersebut Fadli berharap, pertumbuhan penumpang dapat terus berlanjut hingga akhir 2026. Peningkatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas udara, tetapi juga mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Kepulauan Buton.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....