Musim Pancaroba, Dinkes Baubau Imbau Masyarakat Waspadai DBD

  • 09 Feb 2026 08:13 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau –  Memasuki musim pancaroba, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Imbauan ini disampaikan menyusul tren peningkatan kasus DBD yang kerap terjadi pada periode Januari hingga April setiap tahunnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kota Baubau, Yuslina, mengatakan musim pancaroba dan curah hujan yang masih tinggi menjadi kondisi ideal bagi perkembangan nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyebab DBD.

“Siklus hidup nyamuk Aedes aegypti sangat nyaman di musim pancaroba ini, apalagi saat musim hujan, sekali bertelur ditumpukan sampah nyamuk ini bisa bertelur 100 - 300 telurnya,” ungkap Yuslina akhir Januari 2026.

Ia menjelaskan, pada musim hujan kebersihan lingkungan dan kondisi drainase menjadi faktor penting yang harus mendapat perhatian serius dari masyarakat. Timbunan sampah serta sanitasi yang kurang baik dapat memicu genangan air, yang menjadi tempat utama perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah.

“Penting menjaga kebersihan lingkungan, karena berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi terhadap rumah pasien DBD, di sekitar lingkungan rumahnya ditemukan jentik nyamuk,” tambahnya.

Hingga akhir Januari 2026, Dinas Kesehatan Kota Baubau mencatat sebanyak 16 kasus demam berdarah. Meski jumlah tersebut belum setinggi kasus pada tahun 2024 dan 2025 lalu, namun tetap perlu diwaspadai dengan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

“Ciri-ciri nyamuk penyebab DBD ini belang-belang putih agak kurusan dan menggit pagi dan sore hari, dan tidak menggigit malam hari,”jelasnya.

Dinkes Baubau mengajak seluruh masyarakat untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas, serta langkah pencegahan tambahan lainnya guna menekan penyebaran DBD.


 

 

 

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....