Gedung TKP SMKN 2 Baubau Direvitalisasi Pemerintah Pusat

  • 08 Feb 2026 14:49 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau -  Setelah melalui proses lobi yang cukup panjang, Gedung Jurusan Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP) SMKN 2 Baubau akhirnya mendapatkan kucuran anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp1,67 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk revitalisasi gedung yang telah berdiri sejak tahun 1995.

Revitalisasi gedung TKP ini diperuntukkan bagi rehabilitasi berat bangunan, yang meliputi penggantian rangka dan atap, rangka dan plafon, penggantian total jendela dan pintu, hingga pemasangan lantai keramik. Dengan rehabilitasi ini, kondisi bangunan yang sebelumnya memprihatinkan kini kembali layak digunakan untuk kegiatan pembelajaran.

Kepala SMKN 2 Baubau, Rusdy saat syukuran gedung TKP, mengatakan selama hampir tiga dekade, gedung jurusan TKP belum pernah tersentuh kegiatan rehabilitasi. Berkat dukungan pemerintah pusat, proses rehabilitasi dapat dilaksanakan sejak September 2025 dan rampung pada pertengahan Desember 2025 lalu.

“Rehabilitasi ini merupakan upaya meningkatkan fungsi, kualitas, dan kenyamanan gedung sehingga memberikan manfaat yang lebih optimal bagi guru dan siswa,” ungkap Rusdy, Sabtu 7 Februari 2026.

Ia menambahkan, usulan rehabilitasi bengkel TKP merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi peserta didik. Ke depan, pihak sekolah juga berencana mengusulkan sejumlah sarana penunjang pembelajaran lainnya, termasuk rehabilitasi kantor guru serta perbaikan pagar sekolah yang sudah mengalami korosi.

Sementara itu, Perwakilan Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Rayon Baubau dan Buton Selatan, La Ode Ahmad Ali, berharap revitalisasi gedung jurusan TKP ini dapat meningkatkan minat calon peserta didik untuk bergabung di jurusan tersebut.

“Dengan selesainya gedung ini, kenyamanan siswa dan guru tentu akan meningkat, dan hal itu akan berpengaruh pada kualitas output lulusan jurusan TKP,” jelasnya.

Ia juga mendorong para guru jurusan TKP agar lebih aktif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tingkat pertama. Menurutnya, jurusan Teknik Konstruksi dan Perumahan masih kurang diminati, padahal memiliki prospek kerja yang sangat besar dan relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Baubau, khususnya di sektor konstruksi dan perumahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....