Gedung TKP SMKN2 Baubau Difungsikan Pasca Direhabilitasi Berat

  • 07 Feb 2026 15:01 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Gedung Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP) SMKN 2 Baubau kini kembali difungsikan setelah proses direhabilitasi melalui bantuan langsung dari Pemerintah Pusat senilai Rp1,67 miliar.

Bantuan tersebut digunakan untuk rehabilitasi berat bangunan, meliputi penggantian rangka dan atap, rangka dan plafon, pintu, hingga pemasangan lantai keramik.

Ketua Panitia Pembangunan Gedung, Hasan Basri, mengatakan bangunan bengkel TKP yang berdiri sejak tahun 1995 tersebut selama ini belum pernah tersentuh kegiatan rehabilitasi, sehingga kondisinya sudah cukup memprihatinkan.

“Gedung ini sudah ada sejak 1995 dan belum pernah direhab. Alhamdulillah, berkat bantuan dari pemerintah pusat, rehabilitasi bisa dilaksanakan sejak  September 2025 dan tuntas pada pertengahan Desember 2025,” ujar Hasan Basri saat kegiatan syukuran gedung TKP, Sabtu 7 Februari 2026.

Ia menjelaskan, rehabilitasi ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi, kualitas, dan kenyamanan gedung agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran praktik.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Baubau, Rusdy, menyampaikan usulan rehabilitasi bengkel TKP merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mewujudkan kenyamanan belajar bagi peserta didik. Ke depan, pihak sekolah juga akan mengusulkan sejumlah sarana penunjang pembelajaran lainnya.

“Kami juga mengusulkan pembangunan pagar keliling sekolah serta rehabilitasi ruang guru, baik melalui APBD provinsi. Semoga dapat terealisasi,” ungkapnya.

Di sisi lain, Perwakilan Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Rayon Baubau dan Buton Selatan, La Ode Ahmad Ali, berharap rehabilitasi gedung TKP ini dapat meningkatkan minat calon peserta didik untuk bergabung di jurusan tersebut.

“Dengan selesainya gedung ini, kenyamanan siswa dan guru tentu akan meningkat, dan itu akan berpengaruh pada output lulusan jurusan TKP,” jelasnya.

Ia juga mendorong para guru jurusan TKP agar lebih aktif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tingkat pertama. Pasalnya, jurusan Teknik Konstruksi dan Perumahan dinilai masih kurang diminati, padahal memiliki prospek yang sangat besar.

Menurutnya, jurusan TKP sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Baubau, khususnya dengan semakin banyaknya pembangunan perumahan yang membutuhkan tenaga terampil di bidang konstruksi dan perumahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....