Dishub Baubau Targetkan PAD Rp1 Miliar Tahun 2026

  • 03 Feb 2026 18:27 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Baubau menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1 miliar pada tahun 2026. Target ini ditetapkan meski realisasi PAD tahun sebelumnya belum maksimal.

Kepala Dishub Baubau, LM. Takdir menyebut, target PAD 2025 sebesar Rp700 juta hanya terealisasi Rp500 juta. Namun, pihaknya tetap berupaya mengejar target yang lebih tinggi pada tahun ini.

“Insya Allah kita berupaya sekuat mungkin. Dengan kerja sama tim di perhubungan ini, kita bisa berusaha semaksimal mungkin,”kata Takdir Selasa, 2 Februari 2026.

Takdir menyebut, sumber utama PAD Dishub Baubau berasal dari sektor perparkiran dan jasa kepelabuhanan.​Sektor parkir terbagi menjadi dua kategori, yakni parkir tepi jalan umum dan parkir khusus.

Ia mengatakan, ​untuk parkir tepi jalan umum, terdapat enam lokasi meliputi Kota Mara, Jalan Yos Sudarso, Jalan Sijawangkati, Jalan Agus Salim, Jalan Wa Ode Wau, dan Jalan Katamso. Namun, dua ruas belum ditarik retribusi karena belum tersedia petugas parkir yakni Jalan Sijawangkati dan Jalan Wa Ode Wau.

Sementara untuk parkir khusus, Dishub mengelola lima lokasi. Lokasi itu berada di eks Kantor Satpol PP Lama, Pasar Wameo, belakang Umna Rijoli, pelataran Kuliner Islamic Center dan Pantai Kamali.

"Tetapi di antara kelima ini, ada dua juga yang belum ada petugas parkirnya, yaitu di Belakang Kuliner Islamic Center sama di eks Kantor Satpol PP,"ungkapnya.

Takdir mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan menata parkir di Jalan Kartini ke eks kantor Satpol PP untuk mengurai kemacetan. ​Namun, pemanfaatan lahan eks Satpol PP masih menunggu penyelesaian pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Takdir mengakui, kapasitas lahan eks Satpol PP kemungkinan tidak cukup menampung seluruh kendaraan dari Jalan Kartini dan Yos Sudarso. Karena itu, pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan Wali Kota untuk mencari solusi lokasi parkir tambahan.

Untuk memaksimalkan PAD 2026, Dishub segera menggelar rapat internal. Fokusnya pada penempatan petugas parkir dan mekanisme penyetoran retribusi ke kas daerah.

Di sektor kepelabuhanan, PAD yang dikelola bersumber dari retribusi pintu masuk kendaraan dan labuh tambat. Takdir mengatakan, telah menyiapkan strategi untuk mengoptimalkan semua potensi tersebut sekaligus menata lalu lintas Kota Baubau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....