Tujuh Ular Piton Masuk Permukiman Warga Awal 2026
- 24 Jan 2026 08:56 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID,Baubau – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Baubau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya temuan ular piton yang masuk ke permukiman warga.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Baubau, La Ode Nur Alam Ndoaka, mengungkapkan sejak awal tahun 2026 pihaknya telah melakukan tujuh kali operasi penyelamatan ular piton di sejumlah wilayah permukiman.
“Bulan Januari ini kita sudah evakuasi sebanyak tujuh ekor ular piton yang masuk ke pemukiman dan rumah warga,” ujar La Ode Nur Alam Ndoaka kepada RRI, Kamis 22 Januari 2026.
Ia menjelaskan, evakuasi terakhir dilakukan di Kecamatan Bungi dengan ular piton berukuran sekitar enam meter. Selain itu, evakuasi serupa juga dilakukan di Lingkungan Baluwu, kawasan Benteng Keraton Buton, di mana seekor ular piton dengan ukuran yang sama ditemukan masuk ke kolong rumah warga.
Menanggapi kondisi tersebut, La Ode Nur Alam mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama dengan tidak memelihara ternak unggas seperti ayam terlalu dekat dengan rumah tinggal karena dapat memancing kedatangan ular.
Selain itu, warga juga diminta menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Menurutnya, tumpukan kayu, rumput liar, atau semak-semak berpotensi menjadi tempat persembunyian ular karena kondisi yang lembap.
“Lingkungan sebaiknya dibersihkan, jangan ada tumpukan kayu, rumput, atau semak-semak karena ular menyukai tempat yang lembap,” imbaunya.
Sementara itu, seluruh ular piton yang berhasil dievakuasi oleh petugas Damkar Kota Baubau selanjutnya diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan lebih lanjut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....