Kebangkitan Aspal Buton: Bupati Optimis Dimulai dari Sultra

  • 08 Agt 2025 12:24 WIB
  •  Baubau

KBRN, Buton: Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra mengisyaratkan optimisme kebangkitan industri Aspal Buton. Setelah sempat mati suri, ia meyakini bahwa potensi sumber daya alam ini akan kembali menjadi primadona.

Upaya untuk menghidupkan kembali industri ini sedang gencar dilakukan, dengan fokus awal pada penggunaan aspal secara terbatas di wilayah Sulawesi Tenggara.

Aspal Buton adalah salah satu kekayaan alam Indonesia yang istimewa. Kandungan aspal alami ini telah dikenal dan dimanfaatkan sejak zaman kolonial Belanda. Jejak sejarah mencatat bahwa kualitas Aspal Buton telah teruji, bahkan jalan-jalan yang dibangun dengan material ini pada masa itu masih kokoh hingga kini.

Namun, seiring berjalannya waktu, penggunaan Aspal Buton meredup, tergantikan oleh aspal minyak yang merupakan hasil sampingan dari proses pengolahan minyak bumi. Kondisi ini membuat industri Aspal Buton seolah "mati suri" selama bertahun-tahun.

Menteri PU, Dody Hanggodo (kanan) berbincang bersama Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra (tengah) di sela-sela peninjauan tambang aspal alam di desa Lawele Kabupaten Buton, beberapa waktu lalu (Foto. Dok Diskominfo)

Menyadari besarnya potensi Aspal Buton, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton tidak tinggal diam. Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, mengakui bahwa perjuangan untuk menghidupkan kembali industri ini menghadapi berbagai intrik dan tantangan. Namun, ia tidak menyerah.

"Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Ini seperti anak kecil yang merengek kepada orang tuanya. Kami terus mendorong agar Aspal Buton bisa kembali digunakan,"ujar Alvin kepada RRI, Kamis (7/8/2025).

Komunikasi intensif ini membuahkan hasil. Bupati Alvin menceritakan pertemuannya dengan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang kemudian membantu memfasilitasi komunikasi dengan Menteri PU. Hasilnya, Menteri PU, Dody Hanggodo datang langsung ke Buton untuk melihat potensi aspal. Kedatangan ini dianggap sebagai "mukjizat" yang menunjukkan adanya perhatian serius dari pemerintah pusat.

Meskipun harapan penggunaan Aspal Buton secara nasional begitu besar, Bupati Alvin memilih untuk bersikap realistis. Ia menargetkan penggunaan Aspal Buton di Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai langkah awal.

"Saya positif sekali. Insya Allah, kalau semua berjalan lancar, minimal satu Sultra dulu. Saya sudah bicara dengan Pak Gubernur, dan beliau juga memberikan restunya agar spesifikasi jalan di Sultra nantinya wajib menggunakan Aspal Buton,"tegasnya.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (kiri) bersama Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra di sela-sela peninjauan tambang aspal alam di desa Lawele Kabupaten Buton, beberapa waktu lalu (Foto. Dok Diskominfo)

Alvin memandang bahwa Aspal Buton adalah anugerah dari Tuhan, sebuah produk alami yang kualitasnya sudah teruji. Ia menyinggung fakta bahwa selama ini, banyak jalan yang dibangun dengan aspal minyak, yang merupakan produk sisa. Padahal, Aspal Buton adalah produk utama dengan kualitas yang telah terbukti kuat sejak zaman dahulu.

Untuk mewujudkan kebangkitan ini, Pemkab Buton juga telah menyiapkan langkah strategis dari sisi tata kelola. Salah satunya adalah dengan menghidupkan kembali perusahaan daerah yang akan mengelola industri Aspal Buton. "Sesuai arahan Pak Gubernur, Perusahaan daerah akan kita hidupkan,"tutup Alvin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....