Pemkot Baubau Hadirkan SMP Negeri di Kecamatan Batupoaro

  • 28 Jul 2025 20:13 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau: Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menambah satu satuan pendidikan baru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun ini, yaitu SMP Negeri 20 Baubau. Di tahun ajaran baru 2025/2026 SMPN 20 siswanya sudah mencukupi satu rombongan belajar (rombel).

Sekolah ini menjadi jawaban atas belum meratanya penyebaran lembaga pendidikan di seluruh wilayah kota, khususnya di Kecamatan Batupoaro yang sebelumnya belum memiliki SMP negeri.

Kepala Dikbud Kota Baubau, Eko Prasetya, menjelaskan bahwa dari delapan kecamatan yang ada, hanya Kecamatan Batupoaro yang belum memiliki SMP negeri. Hal ini menimbulkan ketimpangan, terutama dalam penerapan sistem zonasi yang mengacu pada jarak tempat tinggal siswa dengan sekolah.

“Anak-anak di Batupoaro selama ini terpaksa harus bersekolah cukup jauh dari rumah mereka, seperti ke SMPN 2 Baubau, SMPN 3 dan 4 atau di Madrasah Tsanawiah,” jelas Eko, Rabu (23/7/2025).

Dengan berdirinya SMPN 20 di wilayah Batupoaro, Pemkot Baubau berharap dapat menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata serta mendekatkan sekolah ke peserta didik.

Karena keterbatasan lahan di Kecamatan Batupoaro dan kebutuhan efisiensi anggaran, SMPN 20 Baubau untuk sementara ditempatkan di gedung SDN 2 Nganganaumala. Sekolah tersebut dipilih karena masih memiliki tiga rombongan belajar (rombel) kosong yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar SMPN 20.

“Ini solusi sementara. Kita memanfaatkan ruang yang ada agar proses belajar mengajar tetap berjalan tanpa harus menunggu gedung baru,” ujar Eko Prasetya.

Kondisi ini akan terus dievaluasi ke depannya. Pihaknya masih menunggu perkembangan kebijakan dari pusat dan daerah terkait kemungkinan pembangunan gedung definitif untuk SMPN 20 Baubau.

Eko juga menjelaskan bahwa pembentukan SMPN 20 ini memiliki pendekatan yang berbeda dengan SMPN 17 Baubau. Jika SMPN 17 dulunya berawal sebagai satu atap dengan SDN namun kemudian menetap dan menjadi sekolah permanen di lokasi tersebut, maka SMPN 20 masih dalam tahap transisi, dengan kemungkinan relokasi ke lahan dan bangunan yang akan disediakan di masa mendatang.

Dengan hadirnya SMPN 20 Baubau, Pemerintah Kota menunjukkan komitmen untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan dan menjawab tantangan zonasi yang selama ini menjadi persoalan bagi masyarakat Batupoaro.

Hal ini menjadi langkah strategis dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif, adil, dan merata di seluruh wilayah Kota Baubau.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....