Pemkot Baubau Perjuangkan Guru Non-ASN PPG Dapat Tunjangan

  • 08 Jul 2025 13:40 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau: Pemerintah Kota Baubau melalui Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu, menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan tunjangan profesi bagi guru-guru sekolah dasar non-ASN yang telah menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Hal ini disampaikan dalam audiensi bersama para guru di Aula Tut Wuri Handayani, Senin (7/7/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Hamsinah Bolu menyampaikan Pemkot sangat memahami dan mengapresiasi aspirasi para guru non-ASN yang telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan.

Ia menegaskan, aspirasi ini akan segera diteruskan kepada Wali Kota Baubau untuk dibahas lebih lanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Kami tentu ingin agar semua tenaga pendidik, termasuk yang non-ASN, mendapatkan hak yang sama terutama mereka yang sudah menempuh PPG. Namun tentu harus sesuai regulasi. Jangan sampai karena terburu-buru, ada temuan yang menyebabkan pengembalian. Kita ingin solusi yang benar-benar aman dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar Pemkot tidak hanya bergantung pada dana transfer pusat. Dengan PAD yang kuat, pemerintah daerah akan lebih leluasa dalam memberi penghargaan kepada ASN maupun non-ASN, termasuk dalam bentuk tunjangan.

“Kalau keuangan daerah kuat, kita bisa atur sendiri dan gunakan untuk pembangunan maupun pemberian reward kepada tenaga kerja yang berkontribusi, termasuk guru-guru kita,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, Eko Prasetyo, ST, MM, menyampaikan pihaknya saat ini sedang mengupayakan agar para guru non-ASN yang telah memiliki sertifikat PPG bisa difasilitasi untuk menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG). Ia mengungkapkan bahwa sejumlah persyaratan administratif telah mulai menemukan titik terang.

“Kami berharap tidak lama lagi para guru non-ASN yang sudah PPG bisa turut merasakan manfaat dari TPG, sebagai wujud penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendidik anak-anak bangsa,” ujarnya.

Audiensi ini menjadi harapan baru bagi ratusan guru non-ASN di Baubau agar mendapat perhatian dan dukungan yang setara dengan guru ASN dalam hal kesejahteraan dan pengakuan profesionalisme.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....