Yusran Fahim Suarakan Akselerasi Pembangunan Kawasan Kepton di Rakortekrenbang
- 11 Apr 2025 15:06 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau: Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk memberikan dukungan konkret dalam mempercepat pembangunan kawasan Kepulauan Buton (Kepton). Hal ini disampaikannya dalam sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Pemprov Sultra tahun 2025, yang digelar di Aula Palagimata, Baubau, Jumat (11/4/2025).
Dalam forum yang dihadiri oleh seluruh kabupaten/kota se-Sultra itu, Yusran menegaskan bahwa Kepton memiliki potensi strategis di berbagai sektor seperti pariwisata, kelautan, perikanan, dan sumber daya manusia. Namun, percepatan pembangunan wilayah tersebut memerlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan afirmatif dari Pemprov Sultra.
“Kami memerlukan dukungan berupa kebijakan afirmatif, penguatan infrastruktur dasar, serta percepatan konektivitas antarwilayah,” ungkap Wali Kota Yusran Fahim.
Ia menjelaskan bahwa Pemkot Baubau bersama kabupaten-kabupaten lain di wilayah Kepton terus berupaya membangun infrastruktur dan memperkuat pelayanan publik. Salah satu tonggak penting adalah kehadiran maskapai pesawat berbadan besar, super air jet di Bandara Betoambari, yang menjadi simbol kesiapan Baubau dalam menyokong konektivitas wilayah secara lebih luas.
“Peningkatan frekuensi penerbangan dan keterhubungan langsung ke kota-kota besar menjadi dorongan besar bagi mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, iklim investasi yang kondusif, serta pengembangan sektor pariwisata,” tambahnya.

Wali Kota Baubau, Yusran Fahim Saat Memberikan Sambutan pada Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) tingkat Provinsi Sultra di Aula Palagimata Baubau, Jumat (11/4/2025) (Foto:RRI)
Sebagai pusat ekonomi di kawasan Kepton, lanjut Yusran, Kota Baubau memainkan peran strategis sebagai penghubung antara daratan Sulawesi dan pulau-pulau sekitarnya. Dukungan infrastruktur pelabuhan, jalan, dan transportasi udara menjadi bagian dari strategi besar memperkuat peran Baubau sebagai simpul logistik dan ekonomi regional.
“Kami tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga secara administratif dan sosial. Seluruh elemen, dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat, bergerak membentuk ekosistem pembangunan yang inklusif,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa Rakortekrenbang merupakan momentum penting dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan antara pusat dan daerah. Melalui forum ini, diharapkan lahir kesepakatan rencana pembangunan tahun 2026 yang komprehensif dan berbasis potensi daerah, untuk selanjutnya menjadi bahan penyusunan RKP dan RKPD tahun 2026.
“Dengan semangat sinergi antar-pemerintah daerah, kami yakin Sultra dapat menjadi provinsi maju dengan masyarakat yang aman, sejahtera, dan religius,” tutup Yusran.
Rakortekrenbang Provinsi Sultra 2025 berlangsung selama dua hari, 11–12 April, dan akan diakhiri dengan pelaksanaan Musrenbang tingkat Provinsi Sultra pada 14 April 2025, yang juga dipusatkan di Kota Baubau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....