Polisi di Baubau Diduga Dianiaya Seniornya Hingga Pankreas Bocor
- 26 Feb 2025 14:54 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau : Institusi kepolisian tercoreng oleh kasus penganiayaan yang melibatkan sesama anggota Polisi di wilayah hukum Polres Baubau.
Korban diketahui berinisial A berpangkat Bripda merupakan anggota baru di Polres Baubau yang direkrut melalui jalur kompetensi (Rekpro) dan belum lama berdinas di Polres Baubau pindahan dari Polda Sulawesi Tenggara.
Insiden tersebut terjadi pada Jumat 21 Februari 2025 malam di Barak Dalmas Polres Baubau. Korban diduga dianiaya oleh enam seniornya.
Atas insiden tersebut menyebabkan korban luka parah dan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Korban A mengalami kebocoran pada pancreas sehingga harus dioperasi di Kota Makassar.

Kuasa hukum korban melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polres Baubau,(Foto:RRi)
Kejadian tersebut menyayat hati kedua orang tua Korban. Mereka tidak terima atas derita yang dialami anaknya sehingga meminta bantuan Lembaga Bantuan Hukum untuk proses pidana para terduga pelaku pemukulan.
“Pada waktu dioperasi itu, pancreas korban itu bocor, itu adalah wujud tekanan fisik yang teramat dasyat di tubuh korban sehingga membuat pendarahan dan sampai sekarang masih terbaring dirawat di Rumah sakit palagimata masih pendarahan, terduga pelaku ada enam semuanya anggota Polres Baubau,”ungkap Ketua PERADI La Ode Bunga Ali selaku Kuasa Hukum korban saat pelaporan kejadian ke SPKT Polres Baubau, Selasa (25/2/2025).

Ketua PERADI La Ode Bunga Ali (tengah) selaku Kuasa Hukum Korban saat pelaporkan kejadian ke SPKT Polres Baubau,(Foto:RRI)
Bunga Ali menuturkan terus berkoordinasi dengan pihak medis terkait kondisi korban. Oleh pihak Medis, penyebab terjadinya pendarahan dan kebocoran organ dalam korban (Pankreas) karena pukulan benda tumpul yang teramat keras.
Dikonfirmasi terpisah Kapolres Baubau melalui Kasi Humas Kompol Abdul Rahmad membenarkan insiden tersebut terjadi di Polres Baubau. Pihak Polres Baubau turut menyayangkan kejadian yang menimpa korban Bripda A.

Kasi Humas Polres Baubau Kompol Abdul Rahmad,(Foto:RRI)
“Tentu Polres Baubau menyayangkan insiden ini yang dilakukan Bintara Senior yang melaksanakan tindakan berlebihan terhadap yuniornya di barak dalmas Polres Baubau, sehingga mengakibatkan Bripda A mengalami sakit bagian perut bagian tengah,”ungkapnya kepada RRI Rabu (26/2/2025)
Mengenai Isu terdapat korban lainnya berjumlah sembilan orang yang mendapatkan penganiaan serupa Kasi Humas menyebutkan masih menyelidiki kasus tersebut.
“Bripda A masih dirawat di RS Palagimata, dan sebentar malam pukul 23.00 wita akan dirujuk ke Makassar menggunakan KM Lambelu, Polres Baubau juga memfasilitas keberangkan dan pengobatan korban,”tambahnya.
Kasi humas tidak membenarkan perlakuan para terduga pelaku dalam kasus penganiaan tersebut. Yang terjadwal adalah Apel Malam kepada Bintara baru oleh seniornya untuk mengecek kehadiran di barak pada malam hari.
“Keenam terduga pelaku telah diamankan sudah diamankan diberangkatkan ke Polda Sultra untuk proses disiplin dan Kode etiknya, mereka sudah ditahan di Polda Sultra,”tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....