Ritual Adat Malona Qadiri, Warisan Budaya Buton yang Sarat Makna Spiritual

  • 17 Mar 2026 22:37 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Pemerintah Kota Baubau bersama Perangkat Masjid Agung Keraton Wolio (Syara Kidina) serta masyarakat eks-Kesultanan Buton menggelar ritual adat Malona Qadiri di Masjid Agung Keraton Wolio, pada Selasa dini hari, 17 Maret 2026.

Ritual yang dilaksanakan pada malam ke-27 Ramadan ini merupakan tradisi turun-temurun yang menjadi simbol spiritualitas sekaligus kekayaan budaya masyarakat Buton.

Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan yang diikuti antusias oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, malam ini kita kembali memperingati malam ke-27 Ramadan bersama masyarakat eks-Kesultanan Buton di Masjid Agung Keraton Wolio,” ujarnya.

Ia menegaskan, ritual Malona Qadiri bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan warisan leluhur yang mengandung nilai-nilai luhur dan perlu terus dilestarikan.

“Budaya seperti ini harus terus kita jaga dan laksanakan bersama sebagai bagian dari identitas daerah,” katanya.

Menurutnya, prosesi yang berlangsung khidmat ini juga menjadi pengingat bahwa bulan suci Ramadan akan segera berakhir. Ia berharap momentum tersebut dapat membawa keberkahan bagi pemerintah dan masyarakat Kota Baubau.

“Semoga kita semua mendapatkan keberkahan di penghujung Ramadan,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....