Polres Baubau Gelar Apel Operasi Ketupat Anoa 2026
- 13 Mar 2026 08:31 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Baubau menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Anoa 2026” di halaman Markas Polres Baubau, Kamis 12 Maret 2026.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Baubau AKBP Mayestika Hidayat dan berlangsung khidmat sebagai simbol kesiapan sinergi lintas sektoral dalam mengamankan arus mudik serta aktivitas masyarakat selama perayaan Lebaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Baubau, Dandim 1413 Buton, Danyon TP Raja Wakaka, serta personel gabungan dari Basarnas, Dinas Perhubungan, dan sejumlah instansi terkait lainnya.
Dalam rangka mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat, Polres Baubau menyiagakan 10 titik pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di wilayah hukum Polres Baubau.
Adapun pos-pos tersebut terdiri dari 1 Pos Terpadu, yakni Pos Kamali yang berfungsi sebagai pusat kendali dan koordinasi terpadu selama operasi berlangsung.
Selain itu, terdapat 4 Pos Pelayanan (Pos Yan) yang ditempatkan di pintu masuk transportasi, yaitu Pos Yan Pelabuhan Murhum, Pos Yan Pelabuhan Feri Baubau–Wara, Pos Yan Jembatan Batu, serta Pos Yan Bandara Betoambari.
Sementara itu, 5 Pos Pengamanan (Pos PAM) ditempatkan di pusat keramaian dan aktivitas ekonomi masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Pos tersebut berada di Lippo Plaza Baubau, Pasar Karya Nugraha, Pasar Laelangi, Umna Wolio Plaza, serta Pasar Wameo.
Kapolres Baubau menegaskan kehadiran personel di lapangan bukan sekadar menjalankan rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Operasi Ketupat Anoa 2026 ini adalah komitmen bersama antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah. Dengan dukungan penuh dari Dandim 1413 Buton, Danyon TP Raja Wakaka, serta rekan-rekan dari Dishub dan Basarnas, kami memastikan seluruh titik vital mulai dari pelabuhan, bandara hingga pasar tradisional terjaga dengan baik. Fokus kita adalah Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tegas AKBP Mayestika Hidayat.
Ia menambahkan, penempatan pos di titik-titik transportasi dan pusat perbelanjaan bertujuan untuk mempercepat respons terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik terkait kelancaran arus lalu lintas maupun potensi gangguan keamanan selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.