BPOM Baubau Intens Awasi Keamanan Takjil
- 12 Mar 2026 13:27 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Sejak awal Ramadan 1447 H/2026 M Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Baubau konsisten melakukan pengawasan terhadap perdagangan takjil di enam wilayah kerjanya. Hal tersebut mengingat tingginya aktivitas penjualan takjil yang kerap menjamur di setiap sudut jalan di Kota Baubau pada momen Ramadan.
Kepala Balai POM Baubau Ryan Peri Kusuma mengatakan, proses pemeriksaan dilakukan secara berkala dengan sistem random sampling di titik penjualan takjil yang ramai di kunjungi masyarakat. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan olahan makanan yang dikonsumsi warga tetap aman dan sehat serta memenuhi standar keamanan Pangan.
Selama tiga pekan Ramadan, Balai Pom telah menguji sebanyak 500 sampel takjil di seluruh wilayah kerjanya. Fokus pemeriksaan kata Ryan, pada bahan tambahan makanan yang kerap disalah gunakan seperti formalin, rhodamin B, methanil yellow hingga boraks.
“Pemeriksaan takjil sudah memasuki tahap III, sudah ada sekitar 500 takjil yang kami periksa menggunakan rapit test untuk mengetahui 4 bahan berbahaya seperti pewarna rhodamin B, metahnil yellow, formalin juga borakx, hasil pengujian sampel negative keempat bahan berbahaya tersebut,”jelasnya, 12 Maret 2026.
Dari hasil pengujian sepekan terakhir, Loka POM Baubau belum menemukan adanya takjil mengandung bahan berbahaya yang membahayakan konsumen.
Untuk itu, Ryan meminta pedagangan takjil terus mempertahankan prinsip keamanan pangan, aman untuk konsumsi masyarakat dan tentunya menggunakan bahan makanan yang berkualitas salah satunya tidak kadaluarsa.