Pemkot Baubau Komitmen Terus Lestarikan Ritual Budaya Malona Qunua
- 06 Mar 2026 08:57 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Ritual adat Malam Qunut atau Malona Qunua yang digelar setiap pertengahan Ramadan di Kota Baubau diharapkan terus dilestarikan sebagai warisan budaya masyarakat eks Kesultanan Buton.
Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, saat menghadiri pelaksanaan ritual adat Malona Qunua di Baruga Wolio, Jumat 6 Maret 2026.
Menurut Sekda, tradisi tersebut merupakan agenda tahunan yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak masa Kesultanan Buton dan hingga kini tetap dijaga oleh masyarakat Baubau. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen terus mendukung pelaksanaannya melalui berbagai program pelestarian budaya.
“Ini merupakan tradisi yang diwariskan sejak zaman kesultanan dan terus kita rasakan hingga sekarang. Mudah-mudahan Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus memperbaiki dan mengembangkan pelaksanaan kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Ia menilai pelaksanaan ritual tersebut juga menunjukkan harmonisasi antara masyarakat, pemerintah, serta perangkat adat dan agama di lingkungan Keraton Buton. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi budaya daerah.

Sekda juga menyampaikan bahwa sebelumnya kegiatan ini direncanakan akan dihadiri Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Namun kunjungan tersebut terpaksa ditunda karena adanya agenda kenegaraan yang harus dihadiri.
“Harapannya tahun depan beliau bisa hadir. Biasanya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan kembali mengundang untuk menyaksikan langsung ritual adat ini,” katanya.
Selain sebagai bagian dari tradisi spiritual masyarakat, ritual Malona Qunua juga menjadi momentum kebersamaan. Setelah rangkaian doa di masjid, peserta kemudian berkumpul di Baruga Wolio untuk melaksanakan sahur bersama yang telah disiapkan oleh panitia.
Sekda berharap ke depan dukungan anggaran dan fasilitas untuk kegiatan budaya seperti ini dapat terus ditingkatkan agar pelaksanaannya semakin baik dan melibatian masyarakat luas.
Tradisi Malam Qunut sendiri rutin digelar setiap 16 Ramadan di Kota Baubau. Dalam ritual tersebut, ulama, umara, dan masyarakat berkumpul untuk melaksanakan salat berjamaah di Masjid Agung Keraton Buton, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, sahur bersama, hingga prosesi salaman adat sebagai simbol saling mendoakan dan mempererat hubungan antara ulama dan umara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....