Ustaz Alexander: Menjaga Kesucian Hati Makna dari Idulfitri

  • 27 Mar 2025 23:35 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau: Idulfitri menjadi momentum bagi umat Muslim untuk kembali suci setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Kesucian jiwa ini dapat diwujudkan melalui saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta menjaga diri dari perbuatan maksiat.

Ustaz Alexander Zulkarnain, mengajak umat Muslim untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT dan memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ia menekankan bahwa menjaga kesucian hati adalah inti dari makna Idulfitri.

"Mengapa jiwa kita harus selalu suci di hari yang fitri? Karena selama Ramadan, kita sudah berusaha menjaga diri dari larangan Allah SWT, baik yang membatalkan puasa maupun yang mengurangi pahala kita,"ujar Ustaz Alexander dalam program Mutiara Pagi RRI Baubau, Kamis (27/3/2025).

Ia menambahkan, kesucian hati tidak hanya sebatas menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga dari perbuatan maksiat. Keyakinan kepada hal-hal yang gaib, seperti adanya malaikat pencatat amal dan hari kiamat, dapat menjadi pengingat agar senantiasa menjaga perbuatan.

"Iman kepada yang gaib ini menjaga kita dari perbuatan maksiat, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. Kita harus menjauhkan diri dari dosa-dosa kecil maupun besar, serta tidak mengganggu hak sesama manusia,"tuturnya.

Ustaz Alexander juga menjelaskan Idulfitri memiliki dua makna. Pertama, sebagai hari makan, yang menandai berakhirnya kewajiban puasa Ramadan. Kedua, sebagai hari kembali ke fitrah atau kesucian, setelah sebulan penuh melatih diri untuk menahan hawa nafsu.

"Seharusnya di hari yang fitri ini, hati kita dalam kondisi yang paling jernih dan suci. Dengan hati yang bersih, akan tumbuh rasa kasih sayang dan keinginan untuk saling memaafkan serta mempererat silaturahmi,"lanjutnya.

Alexander juga mengingatkan Ramadan adalah kesempatan untuk benar-benar menyucikan diri, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.

"Jangan sampai setelah Ramadan, kita kembali pada kebiasaan lama yang tidak baik. Jadikan Idulfitri sebagai momentum untuk tetap menjaga kesucian hati dan memperbaiki diri,"pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....