Seribu Pekerja Rentan Buteng Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

  • 11 Feb 2026 18:56 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Tengah - Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) resmi meluncurkan (launching) program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seribu orang pekerja rentan. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan negara bagi masyarakat kecil yang berisiko tinggi dalam menjalankan pekerjaannya.

Peluncuran yang dipimpin langsung oleh Bupati Buton Tengah, Azhari ini ditandai dengan penyerahan kartu kepesertaan secara simbolis kepada perwakilan pekerja rentan. Berlangsung di Kantor Bupati Buton Tengah pada, Rabu, 11 Februari 2026. 

Dalam momen yang penuh haru, Bupati Buteng Azhari bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Baubau, Musriati menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada ahli waris almarhum La Ode Zuhaiddin. Almarhum merupakan seorang nelayan asal Kelurahan Talaga I, Kecamatan Talaga Raya yang meninggal dunia saat sedang melaut.

Total manfaat yang diberikan kepada keluarga almarhum mencapai ratusan juta rupiah. Masing-masing Santunan JKK Rp70.000.000,- dan Beasiswa Pendidikan Anak dengan total sebesar Rp169.500.000,-.

“Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah. Kami ingin masyarakat yang bekerja di sektor informal, yang memiliki risiko kerja tinggi, merasa tenang karena ada jaminan perlindungan bagi mereka dan keluarganya,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati Buton Tengah, Azhari Bersama Wakil Bupati Muh. Adam Basan dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Baubau, Musriati dan OPD Terkait Menyerahkan Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja Kepada Ahli Waris di Buton Tengah, Rabu, 11 Februari 2026 (Foto: BPJS Ketenagakerjaan/Tyo)

Di tempat yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Baubau, Musriati, memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif Pemerintah Kabupaten Buton Tengah. Menurutnya, Buton Tengah menjadi salah satu daerah yang sangat serius dalam memperluas cakupan jaminan sosial.

“Manfaat yang diterima ahli waris hari ini adalah bukti nyata bahwa risiko kerja bisa datang kapan saja, dan BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk meminimalisir dampak finansial yang ditimbulkan. Tidak hanya santunan, keberlangsungan pendidikan anak almarhum pun kini terjamin hingga perguruan tinggi melalui manfaat beasiswa,” ungkap Musriati.

Program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada tahap peluncuran. Pemkab Buton Tengah bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan memperluas jangkauan kepesertaan.

Fokus utama ke depan adalah memastikan seluruh pekerja rentan, mulai dari petani, nelayan, hingga pedagang kecil di pelosok Buton Tengah, mendapatkan hak perlindungan yang sama demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....