Muna Barat Targetkan 10 Ribu Pekerja Terlindungi BPJS
- 31 Jul 2025 16:41 WIB
- Baubau
KBRN, Muna Barat: Pemerintah Kabupaten Muna Barat bersama BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 dan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UC Jamsostek), Rabu (30/7/2025), di Hotel Horison Kendari.
Rakor ini membahas capaian, kendala, dan rencana strategis untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan dan non-ASN di wilayah Muna Barat.
Bupati Muna Barat La Ode Darwin dalam menegaskan komitmen Pemda untuk melanjutkan pembiayaan iuran jaminan sosial tenaga kerja bagi kelompok pekerja informal dan rentan. Meski keterbatasan anggaran menjadi tantangan, Pemda menargetkan 10.000 pekerja rentan akan dicover mulai tahun 2026.
“Kita sadari pentingnya perlindungan ini, tetapi pelaksanaannya harus sejalan dengan kemampuan keuangan daerah. Saat ini proses validasi data dan penghitungan anggaran sedang berjalan,” ujar Bupati.
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk kehadiran negara bagi masyarakat kecil, serta bagian dari upaya menurunkan risiko sosial-ekonomi kelompok rentan.
Sementara itu, Kepala Dinas Transnaker Muna Barat La Ode Sagala menyampaikan bahwa program UC Jamsostek telah berjalan sejak November 2024. Hingga kini, 120 peserta telah mengajukan klaim dengan total manfaat mencapai Rp4,96 miliar.
“PKS kita dengan BPJS berakhir Desember 2024, dan tahun ini akan disusun kembali kerja sama melalui PKST yang baru,” jelasnya.
Selain itu, pada 2025 tercatat 390 tenaga non-ASN di Muna Barat telah menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600 ribu per bulan selama dua bulan. Program ini dinilai sebagai bentuk konkret kepedulian terhadap pekerja non-formal yang belum tercover perlindungan sosial penuh.
Pihak BPJS Ketenagakerjaan Sultra menyampaikan apresiasi atas langkah progresif Pemkab Muna Barat. Mereka menyatakan siap terus bersinergi dalam proses validasi data, pemetaan penerima manfaat, dan pengembangan skema program yang lebih tepat sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....