Ritual Adat Pakandeana Anaana Maelu pada 10 Muharram
- 06 Jul 2025 22:15 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau: Ritual Adat Pakandeana Anaana Maelu kembali digelar secara khidmat di Baruga Keraton Baubau, Minggu (6/7/2025), bertepatan dengan 10 Muharram 1447 Hijriah. Kegiatan yang sarat nilai sosial ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat.
Pakandeana Anaana Maelu adalah ritual penyantunan anak yatim yang telah menjadi warisan budaya masyarakat Buton. Kegiatan ini menyiratkan pesan kuat tentang pentingnya kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yatim di bulan yang dimuliakan ini.
"Pakandeana Anaana Maelu adalah penyantunan anak yatim pada 10 Muharram 1447 Hijriah. Memberikan pesan bahwasannya berbagi di bulan Muharram ini adalah sesuatu yang mulia, momen meringankan beban saudara-saudara kita, khususnya anak-anak yatim," ujar Eko Prasetya.
Acara turut dihadiri oleh Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, Wakil Wali Kota, Hamsinah Bolu, Pj Sekda Meizat Amril Tamim, para kepala OPD, camat dan lurah se-Kota Baubau, serta perangkat Masjid Agung Keraton.
“Memberikan santunan kepada anak yatim tidak hanya dilakukan pada 10 Muharram saja. Namun momen seperti berbagi rezeki, berbagi kebahagiaan dan keceriaan kapan pun kita mampu dan dapat ditunaikan bersama-sama,” imbuhnya.
Tercatat sebanyak 100 anak yatim dari 43 kelurahan dan sejumlah panti asuhan di Kota Baubau menerima santunan pada ritual tersebut. Selain bantuan materi, anak-anak juga diajak menikmati suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Ritual Pakandeana Anaana Maelu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol kearifan lokal dan ajakan untuk terus menebar kasih sayang, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....