Paspol SMPN 18 Baubau menuju LKBB Nasional, Target Sepuluh Besar

  • 13 Mei 2026 22:14 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, melepas kontingen Pasukan Pelopor (Paspol) SMP Negeri 18 Baubau yang akan mengikuti Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) tingkat nasional di SMPN 151 Jakarta Utara. Pelepasan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Rabu, 13 Mei 2026.

Kontingen dijadwalkan bertolak pada 16 Mei 2026 dan akan mengikuti rangkaian kegiatan selama kurang lebih 10 hari di Jakarta.

Wa Ode Hamsinah Bolu berpesan kepada para peserta agar menjadikan kompetisi ini sebagai ajang pembelajaran dan pengalaman, sekaligus membawa nama baik daerah.

“Anak-anak yang berangkat adalah yang terbaik dari sekolahnya. Mereka tidak hanya mewakili sekolah, tetapi juga membawa nama Kota Baubau,” ucapnya.

Hamsinah menegaskan keikutsertaan SMPN 18 Baubau di ajang LKBB bukanlah yang pertama. Dalam dua tahun terakhir, sekolah tersebut berhasil meraih juara di tingkat provinsi dan kembali dipercaya mewakili daerah ke tingkat nasional.

“Prestasi di tingkat provinsi menjadi bukti sekolah ini konsisten membina siswa, dan hari ini kembali membawa nama Kota Baubau di tingkat nasional,” imbuhnya.

Hamsinah berharap selama kegiatan para kontingen mendapatkan pembelajaran dari peserta lain yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sekaligus dapat memetik nilainya positif dari pertemuan itu.

Foto Bersama kontingen Pasukan Pelopor (Paspol) SMP Negeri 18 Baubau di Aula Palagimata, Rabu, 13 Mei 2026 (Foto: Arul)

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 18 Baubau, Arman Ngkaule, menjelaskan kontingen yang diberangkatkan berjumlah 48 orang yang terbagi dalam tiga regu, yakni Regu A, B, dan C. Masing-masing regu menampilkan konsep dan ciri khas berbeda.

Misalnya regu A mengangkat tema Raja Wakaka, sementara Regu B mengusung konsep Wandiu-Diu dalam penampilannya sebagai bentuk promosi budaya daerah.

Menurut Arman, kejuaraan ini merupakan kompetisi nasional yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia dengan kategori berjenjang mulai dari SD, SMP hingga SMA.

“Model lombanya terbuka dan diikuti berbagai daerah di Indonesia. Ini menjadi ajang kompetisi sekaligus pembelajaran bagi siswa,” jelas Arman Ngkaule.

Terkait target, Arman menyebut pihaknya menargetkan masuk 10 besar tingkat nasional agar dapat masuk dalam organisasi Forum Baris Indonesia (Forbasi).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....