BGN Baubau Pastikan Keterbukaan Komplain pada Pelayanan SPPG

  • 31 Jan 2026 15:07 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Baubau melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menegaskan keterbukaannya menerima komplain dan masukan warga terkait kualitas menu dan porsi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada penerima manfaat.

Koordinator Wilayah BGN Kota Baubau, Hamirudin, mengatakan mekanisme pengaduan telah disiapkan untuk memastikan setiap keluhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti. Terutama jika berkaitan dengan porsi makanan, kelengkapan menu, maupun kualitas sajian MBG.

Ia menjelaskan, secara standar porsi dan komposisi makanan MBG telah ditakar dan diukur oleh ahli gizi di setiap SPPG sesuai kebutuhan gizi penerima manfaat berdasarkan kelompok usia. Namun dalam pelaksanaan di lapangan, proses pemorsian dalam jumlah besar berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan.

“Porsi sebenarnya sudah ditetapkan oleh ahli gizi. Akan tetapi, saat pemorsian untuk jumlah yang sangat banyak, bisa saja tidak sepenuhnya sama seperti contoh ideal. Masukan seperti ini tetap kami tindak lanjuti,” ujar Hamirudin saat dialog Halo RRI, Senin, 26 Januari 2026.

Menanggapi keluhan warga di Kelurahan Pimpi terkait porsi sayuran yang dinilai kurang serta tekstur ayam yang keras sehingga menyulitkan anak di bawah usia dua tahun untuk mengonsumsi, Hamirudin menyebut hal tersebut menjadi bahan evaluasi internal bagi pengelola dapur MBG.

Menurutnya, sistem penanganan komplain dalam program MBG bersifat terbuka dan responsif. Jika laporan disampaikan pada hari yang sama saat distribusi berlangsung, pihak SPPG dapat langsung melakukan perbaikan, baik dengan menambah porsi sayuran, melengkapi menu yang terlewat, maupun melakukan penyesuaian lainnya.

“Setiap SPPG sudah memiliki grup koordinasi untuk memudahkan komunikasi. Jadi kalau ada kendala di lapangan, bisa segera dilaporkan dan langsung diperbaiki,” jelasnya.

BGN Kota Baubau menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi agar kualitas, kecukupan gizi, serta kesesuaian menu MBG tetap terjaga. Pihaknya berharap partisipasi aktif masyarakat melalui penyampaian masukan dapat membantu penyempurnaan layanan MBG ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....