Pemkot Baubau Menggalakkan Gerakan Pangan Lokal KAMISEKATA

  • 14 Nov 2025 00:33 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau; Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggalakkan gerakan konsumsi pangan lokal KAMISEKATA. Yang merupakan singkatan dari Kapusu, Kasuami, Kambuse, Kaombongi, dan Taingkora.

Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA), sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal.

Plt Asisten II Setda Kota Baubau, Moh Abduh, menekankan bahwa konsumsi pangan lokal bukan sekadar soal makanan, tetapi juga soal jati diri, kemandirian, dan pelestarian tradisi leluhur.

“Dengan mencintai pangan lokal, kita mendukung ekonomi petani dan pelaku usaha kecil sekaligus menjaga warisan budaya yang sarat kearifan lokal,” ujarnya pada kegiatan edukasi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA),” di Baubau, Rabu (12/11/2025).

Kota Baubau dikenal kaya akan pangan lokal bernilai gizi tinggi, namun pola konsumsi masyarakat saat ini masih dominan bergantung pada beras. Gerakan B2SA diharapkan mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam memilih makanan sehari-hari dan menjadikan pangan lokal sebagai gaya hidup sehat, mandiri, dan berdaya saing.

Moh Abduh juga mengajak kepala OPD, camat, dan lurah untuk memulai konsumsi pangan lokal sebagai teladan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen untuk memperkenalkan pangan lokal secara langsung melalui demo dan sosialisasi konsumsi KAMISEKATA, sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar praktik ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....