Bahaya Memanaskan Makanan Secara Berulang, Bisa Menjadi Racun
- 29 Jun 2024 19:23 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau: Memanaskan kembali makanan sisa adalah kebiasaan yang sulit dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Tidak dipungkiri, beberapa makanan memang akan terasa lebih enak bila disantap setelah dipanaskan. Ada banyak alasan yang mendasari kebiasaan ini. Misalnya, karena sayang untuk membuang makanan sisa yang masih bisa dimakan, menghemat waktu dalam menyiapkan makanan, menyukai makanan yang dihangatkan kembali dan lain sebagainya.
Dilansir dari Hellosehat.com, alih-alih praktis, anda justru berisiko mengalami sejumlah bahaya menghangatkan makanan berikut ini.
1. Hilangnya zat gizi
Walaupun makanan yang anda hangatkan di siang hari merupakan makanan yang baru Anda buat saat pagi, tetap saja memanaskan mempengaruhi zat gizi makanan. Menurut jurnal Food Science And Biotechnology (2017), memanaskan atau memasak sayur dapat berdampak signifikan pada kandungan vitamin dan mengubah komponen fitonutriennya. Hal ini mungkin terlihat sepele, tetapi sayuran yang anda konsumsi dengan dipanaskan berkali-kali tidak memberi manfaat signifikan, misalnya brokoli, kubis, dan bayam.
2. Keracunan makanan
Bahaya memanaskan makanan berikutnya adalah risiko keracunan makanan. Salah satu penyebab keracunan makanan ini yaitu perkembangbiakan bakteri yang terjadi akibat makanan yang dipanaskan. Panas memang dapat membunuh bakteri, tetapi proses ini dapat menghasilkan spora yang bersifat racun jika berada pada suhu yang tidak tepat. Menurut Food Standards Agency di Australia, memanaskan makanan pada suhu 5 – 60 °C dapat membuat bakteri mudah berkembang biak. Sementara itu, salah satu jenis bakteri yang sering mengakibatkan keracunan makanan adalah Clostridium botulinum. Bakteri ini dapat menghinggapi berbagai jenis makanan seperti telur, daging, ikan, bahkan nasi.
3. Menimbulkan masalah pencernaan
Gangguan pada sistem pencernaan bisa jadi salah satu bahaya menghangatkan makanan secara berulang. Mengonsumsi makanan yang hangat atau panas memang terasa lebih nikmat dan menggiurkan. Namun, Anda perlu tahu bahwa tidak semua jenis makanan aman dipanaskan berkali-kali, terutama yang tinggi protein. Komposisi protein dalam makanan yang telah dimasak dapat benar-benar berubah ketika dikeluarkan dari lemari es untuk dipanaskan berulang. Protein yang dipanaskan dapat menyebabkan oksidasi asam amino dan nitrogen yang berkaitan dengan masalah pada sistem pencernaan Anda.
4. Menghasilkan radikal bebas
Serangan radikal bebas dalam tubuh erat kaitannya dengan kerja enzim. Enzim merupakan zat yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan berbagai fungsi fisiologis, termasuk proses pencernaan dan menstabilkan reaksi oksidasi yang menyebabkan kerusakan sel. Enzim akan mengalami kerusakan dan jumlahnya berkurang jika mengalami pemanasan. Bahkan, beberapa jenis enzim seperti oksidasi asam amino dapat menghasilkan radikal bebas. Kondisi ini akan mengakibatkan risiko meningkatnya radikal bebas di dalam tubuh yang menyebabkan munculnya penyakit kronis seperti kanker.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....