Hari Otak Sedunia 2026 Tekankan Akses Neurologi untuk Semua

  • 24 Jul 2026 10:47 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Peringatan Hari Otak Sedunia yang jatuh pada 22 Juli 2026 mengangkat tema "Kesehatan Otak: Akses untuk Semua", sebagai ajakan global untuk memastikan setiap orang memperoleh layanan kesehatan otak yang layak tanpa terkendala biaya, lokasi, maupun keterbatasan fasilitas.

Tema tahun ini muncul karena masih banyak masyarakat di berbagai negara yang belum mendapatkan akses terhadap layanan neurologi. Padahal, gangguan pada otak dan sistem saraf kini menjadi penyebab utama kecacatan di dunia.

Melansir dari wfneurology.org, data yang disampaikan dalam kampanye Hari Otak Sedunia menunjukkan lebih dari 3,4 miliar orang hidup dengan kondisi neurologis. Namun, akses terhadap diagnosis, pengobatan, hingga rehabilitasi masih belum merata. Hambatan seperti biaya pelayanan, minimnya tenaga ahli, waktu tunggu yang panjang, stigma, hingga terbatasnya fasilitas kesehatan menjadi tantangan yang harus segera diatasi.

Ketua Hari Otak Sedunia 2026, Profesor Tissa Wijeratne, mengatakan bahwa kampanye tahun ini berfokus pada upaya menjadikan kesehatan otak sebagai layanan yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

"Hari Otak Sedunia 2026 berfokus pada salah satu tantangan utama zaman kita, yakni menjadikan kesehatan otak dapat diakses oleh semua orang, di mana pun," ujarnya.

Profesor Tissa Wijeratne juga menegaskan bahwa keterlambatan memperoleh layanan kesehatan dapat berdampak serius terhadap kondisi pasien.

Pesan utama kampanye tahun ini adalah "akses yang tertunda berpotensi menjadi akses yang ditolak", sehingga pemerataan layanan neurologi menjadi kebutuhan mendesak bagi seluruh negara.

Melalui Hari Otak Sedunia 2026, berbagai pihak didorong untuk meningkatkan investasi pada layanan kesehatan otak, memperkuat sistem kesehatan, serta memperluas akses masyarakat terhadap diagnosis dan pengobatan gangguan neurologis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....