Desk OPD, Baubau Kebut Persiapan menuju Penilaian Kota Sehat 2027

  • 21 Jul 2026 19:58 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Pemerintah Kota Baubau mulai menggeber persiapan menghadapi penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional tahun 2027. Targetnya tidak tanggung-tanggung, yakni meraih Swasti Saba Wistara, penghargaan tertinggi dalam program Kota Sehat yang sempat luput diraih pada penilaian sebelumnya.

Keseriusan itu terlihat dalam kegiatan desk bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu tatanan Kota Sehat yang digelar di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Baubau, Selasa 21 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh tersebut dibagi ke dalam tiga ruangan dan melibatkan berbagai OPD, mulai dari BPBD, Dinas Pertanian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Sosial, Dinas Perdagangan hingga perangkat daerah lainnya.

Masing-masing OPD diminta memastikan seluruh indikator penilaian terpenuhi sebelum diunggah ke aplikasi Sistem Informasi Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (Sipantas).

Sekretaris Bapperida Kota Baubau, Dian Purnamasari, mengatakan penilaian Kota Sehat bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan menjadi tolok ukur sejauh mana kebijakan dan program pemerintah pusat benar-benar diterapkan di daerah.

Menurutnya, hasil penilaian sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi bersama. Harapan meraih Swasti Saba Wistara belum terwujud karena Baubau masih memperoleh penghargaan Swasti Saba Padapa.

"Menjadi sebuah tantangan untuk kita Pemerintah Kota Baubau. Dengan semakin kompleksnya indikator, kita berharap mendapatkan Swasti Saba Wistara, tetapi yang diperoleh masih Padapa. Ini jangan membuat kita putus asa, justru menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik. Pada dasarnya seluruh indikator Kota Sehat merupakan mandat dari kementerian yang harus dilaksanakan oleh daerah," ujar Dian.

Dian menjelaskan, waktu persiapan yang tersisa relatif singkat karena penilaian nasional dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027. Karena itu, seluruh OPD diminta mempercepat penyelesaian dokumen pendukung sekaligus memastikan setiap program sesuai indikator telah dijalankan.

Dian menambahkan, aplikasi Sipantas merupakan sistem yang mengintegrasikan penilaian dari berbagai kementerian. Melalui aplikasi tersebut, pemerintah pusat dapat melihat capaian daerah terhadap sembilan tatanan Kota Sehat yang menjadi dasar penilaian.

"Penilaian Kota Sehat menjadi potret apakah amanat kementerian sudah dijalankan di daerah atau belum. Karena itu, capaian sembilan tatanan menjadi fokus utama yang harus dipenuhi," jelasnya.

Selama proses desk, Forum Kota Baubau Sehat turut mendampingi Tim Pembina Kota Sehat yang terdiri dari Bapperida dan Dinas Kesehatan untuk melakukan verifikasi dan penyempurnaan data.

Dalam evaluasi tersebut, sejumlah indikator yang nilainya masih di bawah 100 menjadi perhatian khusus. OPD terkait diminta segera melengkapi kekurangan data dan mencari solusi atas kendala yang dihadapi agar seluruh indikator dapat memenuhi standar penilaian nasional.

Dengan sinergi seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kota Baubau optimistis mampu memperbaiki capaian pada penilaian mendatang dan merebut kembali peluang meraih Swasti Saba Wistara, sebagai pengakuan atas keberhasilan mewujudkan lingkungan perkotaan yang sehat, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....