Layanan Quitina Permudah Konsultasi Berhenti Merokok Secara Gratis
- 14 Jul 2026 20:07 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Meninggalkan kebiasaan merokok menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan hidup yang lebih sehat. Sejalan dengan semangat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Kementerian Kesehatan menghadirkan Program Berhenti Merokok Indonesia untuk membantu masyarakat terbebas dari kecanduan rokok melalui layanan konsultasi dan pendampingan.
Melansir Kemkes.go.id, Selasa 14 Juli 2026, program ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan yang bertujuan mengurangi risiko berbagai penyakit tidak menular serta menekan angka kematian yang disebabkan oleh konsumsi rokok.
Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa berhenti merokok merupakan salah satu keputusan terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup. Untuk mendukung masyarakat dalam proses tersebut, pemerintah menghadirkan layanan konseling yang dapat diakses secara mudah melalui berbagai platform digital.
Salah satu layanan yang disediakan adalah Quitina, sebuah chatbot konsultasi berhenti merokok yang memberikan informasi, motivasi, serta pendampingan awal bagi masyarakat yang ingin berhenti merokok. Selain chatbot, masyarakat juga dapat berkonsultasi langsung dengan konselor terlatih melalui layanan WhatsApp pada jam kerja.
Layanan Quitina dapat diakses melalui chatbot di situs resmi Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), aplikasi Telegram melalui akun @Quitina_bot, Messenger Facebook melalui akun @penyakittidakmenular.id, maupun WhatsApp di nomor 0821-2590-0597.
Selain layanan digital, Kementerian Kesehatan juga menyediakan Quit-line Berhenti Merokok yang dapat dihubungi melalui nomor telepon 0-800-177-6565. Layanan ini beroperasi setiap Senin hingga Sabtu pukul 08.00–16.00 WIB dan dilayani oleh konselor yang telah mendapatkan pelatihan khusus.
Melalui Program Berhenti Merokok Indonesia, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan konsultasi tersebut sebagai langkah awal untuk menghentikan kebiasaan merokok. Dengan semakin banyaknya perokok yang berhasil berhenti, diharapkan angka kejadian penyakit akibat rokok dapat ditekan sehingga tercipta masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan produktif sesuai semangat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....