DASHAT Jadi Garda Terdepan Atasi Stunting di Kota Baubau

  • 25 Mei 2026 14:36 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau-Pemerintah Kota Baubau terus memperkuat upaya percepatan penanganan stunting melalui kegiatan Fasilitasi Pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Kota Baubau Tahun 2026, yang digelar di Aula Palagimata Kantor Wali Kota Baubau, Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri ratusan Penyuluh KB, Kader DASHAT, serta Petugas Gizi Puskesmas dari berbagai wilayah di Kota Baubau.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Baubau, Abdul Rahman, menyampaikan program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) merupakan salah satu langkah strategis dalam mencegah dan menekan angka stunting di daerah.

Menurutnya, para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan program di lapangan. Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan DASHAT tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan.

“Jika sebelumnya hanya dilaksanakan di 10 kelurahan, tahun ini program tersebut telah menjangkau 40 kelurahan di Kota Baubau. Diharapkan DASHAT mampu membantu memperbaiki dan menyelesaikan persoalan stunting yang masih menjadi tantangan bersama,” ujarnya.

Abdul Rahman juga menekankan pentingnya peran Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) sebagai basis penguatan keluarga dalam upaya penanganan stunting secara berkelanjutan.

Sekda Kota Baubau, La Ode Darus Salam Saat Memberikan Sambutan di Aula Palagimata, Senin, 25 Mei 2026 (Foto; RRI/Arul)

Sementara itu, sambutan Wali Kota Baubau yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, menegaskan bahwa anak-anak merupakan benih unggul yang dititipkan Tuhan dan menjadi penentu masa depan daerah.

“Di tangan merekalah masa depan Kota Baubau. Namun itu tidak akan terwujud jika kita semua abai terhadap tumbuh kembang mereka,” ungkapnya.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang mengancam kualitas generasi masa depan. Karena itu, penanganannya tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kegiatan yang kita lakukan hari ini sesungguhnya adalah sebuah ikhtiar menyalakan harapan dari jantung keluarga, yaitu dari dapur di rumah-rumah kita,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, pengelola DASHAT yang menjadi ujung tombak di lapangan diminta untuk terus memberikan edukasi dengan pendekatan yang humanis dan penuh kelembutan kepada keluarga sasaran. Selain itu, seluruh pihak diajak untuk bersama-sama memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas demi masa depan Kota Baubau yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....