PDGI Baubau Ajak Organisasi Profesi Perkuat Kolaborasi Kesehatan

  • 23 Mei 2026 22:34 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Ketua Persatuan Dokter Gigi (PDGI) Cabang Kota Baubau, drg. Ikhram Kharis, Sp.BMM, M.Ked.Klin mengajak seluruh organisasi profesi kesehatan memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di daerah.

Ajakan tersebut disampaikan usai pelantikan Pengurus PDGI Cabang Kota Baubau Periode 2025-2030 yang dirangkaikan dengan Seminar Baubau Dentistry 2026 dan rapat kerja pengurus di Aula Palagimata, Sabtu, 23 Mei 2026.

“Atas nama pengurus yang baru dilantik, saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada kami untuk memimpin kembali PDGI Cabang Kota Baubau pada periode ini,” kata Ikhram Kharis dalam sambutannya.

Menurutnya, amanah tersebut bukan sekadar posisi organisasi, tetapi tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan profesi, memperkuat solidaritas sejawat, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

Ikhram menyoroti tantangan yang dihadapi organisasi profesi kesehatan pasca lahirnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Regulasi tersebut, kata dia, membawa perubahan tata kelola kesehatan nasional, termasuk perubahan peran organisasi profesi.

Di tengah perubahan itu, PDGI melihat mulai melemahnya rasa memiliki terhadap organisasi dan menurunnya partisipasi kolektif di kalangan profesi kesehatan.

“PDGI harus tetap menjadi rumah besar profesi dokter gigi. Tempat kita bertumbuh, saling menguatkan, dan menjaga marwah profesi di tengah tantangan zaman,” ujarnya.

Foto Bersama Pengurus PDGI Cabang Kota Baubau Periode 2025-2030 di Aula Palagimata, Sabtu, 23 Mei 2026 (Foto: RRI)

Meski demikian, Ikhram menegaskan persoalan kesehatan masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh satu profesi saja. Penanganan stunting, kesehatan ibu dan anak, edukasi preventif, hingga penguatan layanan primer membutuhkan kerja sama lintas profesi.

Karena itu, PDGI Kota Baubau membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai organisasi profesi kesehatan seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), hingga Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI).

“Kami percaya kolaborasi antarprofesi adalah kekuatan utama dalam membangun sistem kesehatan yang solid. Tidak boleh ada sekat ego sektoral dalam pelayanan kesehatan,” katanya.

Ikhram juga menekankan pentingnya peran kesehatan gigi dan mulut dalam mendukung penanganan stunting dan pembangunan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, anak dengan kesehatan rongga mulut yang buruk berisiko mengalami gangguan nutrisi, pertumbuhan, hingga penurunan kualitas hidup. Karena itu, dokter gigi diharapkan aktif dalam upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat.

Melalui Seminar Baubau Dentistry 2026 dan rapat kerja pengurus, PDGI Kota Baubau menargetkan lahirnya program organisasi yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin PDGI Kota Baubau menjadi organisasi yang aktif di tengah masyarakat, kuat secara akademik, solid secara organisasi, dan terbuka dalam kolaborasi lintas profesi,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....