Pemkot Baubau Intensifkan Pengawasan Hewan Kurban

  • 18 Mei 2026 12:03 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Dinas Pertanian Kota Baubau melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan mulai mengintensifkan pengawasan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak menjelang Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Pengawasan dilakukan selama sepekan ke depan guna memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat dan layak.

Pada hari pertama pemeriksaan, Senin 18 Mei 2026, tim Bidang Peternakan menyasar sejumlah lokasi penjualan ternak di dalam wilayah Kota Baubau. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil memeriksa ratusan ekor kambing dan sejumlah sapi milik pedagang hewan kurban.

Pemeriksaan dipimpin langsung Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Baubau, drh Jusriati. Tim melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap kondisi fisik ternak serta memberikan edukasi dan pengobatan kepada hewan yang terindikasi sakit.

Kepada RRI, drh Jusriati mengatakan pihaknya menargetkan pemeriksaan ratusan ekor kambing dan sapi di seluruh wilayah Kota Baubau selama sepekan ke depan. Pemeriksaan yang dilakukan berupa pemeriksaan antemortem atau pemeriksaan hewan sebelum disembelih.

“Pemeriksaan dilakukan dengan memantau kondisi fisik ternak, mulai dari performa tubuh, lubang alami, hingga kondisi kulit hewan untuk memastikan ternak sehat dan tidak terserang penyakit,” ujarnya.

Dari hasil identifikasi awal, sebagian besar ternak dinyatakan memenuhi syarat untuk kurban. Namun, petugas masih menemukan 3 kambing yang mengalami scabies atau penyakit kulit berupa gatal-gatal.

Hewan yang terindikasi sakit langsung diisolasi dan dipisahkan dari ternak lainnya guna mencegah penularan. Petugas juga memberikan obat-obatan agar ternak segera sembuh dan kembali layak diperjualbelikan.

“Peternak juga kami edukasi agar menjaga kebersihan kandang dan tidak menjual kambing yang sakit. Hewan yang sakit wajib diobati terlebih dahulu sebelum dijual kembali,” kata Jusriati.

Kabid menambahkan, seluruh ternak yang masuk ke Kota Baubau telah dilengkapi sertifikat veteriner sehingga kesehatan hewan pada dasarnya terjamin. Namun, kasus scabies yang ditemukan diduga dipicu faktor kebersihan kandang yang kurang terjaga.

Usai pemeriksaan antemortem, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan juga akan melaksanakan pemeriksaan postmortem atau pemeriksaan daging kurban mulai H-2 Iduladha hingga pasca lebaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan daging kurban yang beredar aman, sehat, dan layak dikonsumsi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....