Temuan HIV di Baubau 2025 Capai 77 Kasus
- 06 Mei 2026 10:15 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Temuan kasus baru HIV/AIDS di Kota Baubau pada 2025 tercatat 77 kasus. Data Dinas Kesehatan menunjukkan 49 penderita berdomisili di Baubau, sementara 28 lainnya berasal dari luar daerah.
Angka ini lebih rendah dibanding 2024 yang mencapai 127 kasus. Meski demikian, penurunan tersebut tidak dijadikan pembanding utama, melainkan catatan untuk memperkuat deteksi dini dan meningkatkan kesadaran skrining kesehatan.
Seluruh kasus ditemukan melalui layanan fasilitas kesehatan serta kegiatan skrining aktif dan pelacakan pada populasi berisiko. Kelompok tersebut meliputi ibu hamil, pasien TB, pasien IMS, waria, pengguna napza, wanita pekerja seks, lelaki seks lelaki, dan warga binaan pemasyarakatan.
Kepala Bidang P2 Dinas Kesehatan Baubau, Yuslina, menyebut sekitar 40 persen temuan kasus merupakan warga luar kota yang memeriksakan diri di Baubau. “Semakin intens skrining dan pelacakan, temuan ikut meningkat, terutama pada populasi berisiko. Namun, tahun 2025 temuan lebih sedikit di tengah gencarnya pelacakan,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.
Ia menjelaskan, sebagian kasus yang ditemukan kemungkinan merupakan infeksi lama yang terlambat terdeteksi. Karena itu, edukasi untuk menghindari perilaku berisiko dinilai penting guna menekan penularan.
Yuslina menegaskan HIV/AIDS belum dapat disembuhkan, namun bisa dikendalikan dengan terapi antiretroviral (ARV) agar pasien tetap produktif. “Penyakit ini bisa diterapi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien,” katanya.
Ia menambahkan, tantangan pengendalian kasus masih cukup besar. Sejumlah pasien diketahui putus obat bahkan hilang kontak, sehingga menghambat keberhasilan terapi.
Dinas Kesehatan Baubau terus menggencarkan edukasi, khususnya pada kelompok berisiko. Berdasarkan data, mayoritas penderita berada pada usia produktif dan didominasi laki-laki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....