Aroma Sedap Klarifikasi Insiden Air Cucian, Pastikan Perbaikan
- 03 Mei 2026 21:34 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Pengelola Rumah Makan Aroma Sedap angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan pembuangan cairan ke median Jalan Betoambari, Kota Baubau, beberapa waktu lalu. Pihak manajemen mengakui kejadian tersebut terjadi akibat kelalaian.
Pengelola Rumah Makan Aroma Sedap, Slamet menjelaskan, pembuangan air itu terjadi setelah aktivitas operasional, saat karyawan melakukan pembersihan dan mencuci peralatan makan. Air bekas cucian tersebut kemudian dibuang ke luar area usaha.
Namun demikian, Slamet menilai air tersebut tidak tergolong limbah berbahaya yang merusak lingkungan. Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau juga telah turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan dan tidak menemukan dampak serius.
"Alhamdulillah tidak ada masalah. Memang ada beberapa catatan yang perlu saya perbaiki,"ujar Slamet saat dikonfirmasi, Sabtu 2 Mei 2026.
Ia menegaskan, kejadian tersebut baru pertama kali terjadi. Selama ini, pengelolaan limbah disebut berjalan normal tanpa masalah.
Slamet juga menilai tidak masuk akal jika pihaknya terus membuang limbah di depan tempat usahanya. Menurutnya, tindakan itu justru akan merugikan usaha, jika itu limbah makanan karena berpotensi menimbulkan bau dan mengurangi minat pelanggan.
Untuk pengelolaan limbah, Slamet mengaku, Aroma Sedap telah memiliki tangki penampungan di area depan. Jika tangki penuh, pihaknya rutin memanggil layanan penyedotan khusus.
Ia mengatakan, frekuensi penyedotan bergantung pada tingkat keramaian pengunjung. Saat ramai, penyedotan bisa dilakukan beberapa hari sekali. Sementara saat sepi, intensitasnya menurun.
Terkait dampak viralnya kasus tersebut, Slamet mengakui sempat memengaruhi usaha yang telah berdiri sejak tahun 2005. Meski begitu, ia memastikan akan melakukan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang.
"Mudah-mudahan dengan kejadian ini, saya akan perbaiki lagi apa yang terjadi. Dan saya usahakan tetap yang terbaik, karena biar bagaimanapun itu usaha saya,"tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....