Benarkah Kangkung Picu Asam Urat? Ini Penjelasannya

  • 15 Apr 2026 11:48 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Asam urat merupakan hasil pemecahan zat kimia bernama purin di dalam tubuh. Ketika kadar asam urat meningkat, zat ini dapat membentuk kristal yang menumpuk di sekitar sendi dan memicu peradangan yang dikenal sebagai gout atau radang sendi.

Melansir Klikdokter, Rabu 15 April 2026, purin sendiri tidak hanya diproduksi secara alami oleh tubuh, tetapi juga berasal dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Salah satu makanan yang sering dikaitkan dengan asam urat adalah sayuran hijau seperti kangkung.

Namun, berdasarkan fakta, kandungan purin dalam kangkung tergolong rendah. Dalam 100 gram sajian, kangkung hanya mengandung sekitar 50–150 miligram purin. Jumlah ini jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan jeroan yang memiliki kandungan purin sangat tinggi, yakni sekitar 150–825 miligram per 100 gram.

Dengan perbandingan tersebut, para ahli menyarankan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam mengonsumsi jeroan dibandingkan harus menghindari kangkung. Pasalnya, konsumsi purin tinggi dari jeroan jauh lebih berisiko meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.

Selain itu, diperlukan konsumsi kangkung dalam jumlah sangat banyak untuk dapat memicu peningkatan asam urat secara signifikan. Artinya, masyarakat tetap diperbolehkan mengonsumsi kangkung maupun sayuran hijau lain seperti bayam, selama dalam jumlah wajar.

Justru, jika dikonsumsi secara seimbang, sayuran hijau tersebut memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh, seperti membantu memenuhi kebutuhan serat, vitamin, dan mineral.

Dengan demikian, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa tidak semua makanan berpurin harus dihindari sepenuhnya. Pola makan seimbang dan bijak dalam memilih jenis makanan menjadi kunci utama dalam menjaga kadar asam urat tetap normal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....