Pengurus IDI Baubau 2025–2028 Dilantik, Perkuat Peran dan Kolaborasi

  • 12 Apr 2026 13:24 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Baubau periode 2025–2028 menegaskan penguatan peran profesi dokter yang adaptif dan berdampak di tengah dinamika pelayanan kesehatan.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 12 April 2026 di Gedung Arasala ini dirangkaikan dengan pengesahan Pengurus Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), Rapat Kerja, serta Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Pelantikan Ketua dan Pengurus IDI Kota Baubau dilakukan langsung oleh Ketua IDI Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Rabiul Awal, dan disaksikan Wakil Wali Kota Baubau, Sekretaris Daerah, unsur insan profesi, serta para mitra.

Ketua IDI Cabang Kota Baubau, dr. Harsida Hamid, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan baru mengusung visi “hadir dan berdampak”.

Menurutnya, profesi dokter tidak cukup hanya menjalankan layanan, tetapi harus mampu memberikan perubahan nyata di tengah masyarakat.

“Hari ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah penegasan tanggung jawab profesi yang berdiri di antara pengetahuan dan kemanusiaan, yang keduanya sedang diuji oleh zaman,” ujarnya.

Ketua IDI Kota Baubau, dr Hasrida Hamid (Foto: RRI/Arul)

Ia menyoroti tantangan era disrupsi informasi dan perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang membuat pengetahuan medis semakin terbuka, namun tidak selalu akurat. Kondisi ini menuntut dokter untuk tetap menjadi penjaga kebenaran ilmiah sekaligus penuntun akal sehat bagi pasien.

“AI memang membantu diagnosis dan analisis, tetapi tidak memiliki empati dan nurani. Di sinilah dokter harus tetap menjadi pusat kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya profesionalisme, etika, serta kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan kesehatan.

IDI diharapkan berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan berbasis ilmu pengetahuan.

Melalui rangkaian kegiatan yang mencakup rapat kerja dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar, pengurus baru diharapkan mampu memperkuat kapasitas organisasi sekaligus meningkatkan kompetensi dokter dalam penanganan kegawatdaruratan medis.

Momentum ini sekaligus menjadi penegasan bahwa IDI Kota Baubau tidak hanya hadir sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....