Gubernur Sultra Tekankan Beasiswa Berbasis Kebutuhan Daerah

  • 23 Mei 2026 17:08 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berkomitmen memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sistem pendidikan dan program beasiswa yang terarah serta berbasis kebutuhan daerah. Hal itu disampaikan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, saat membuka Sosialisasi Program Beasiswa S2 LPDP-GEM-Central South University (CSU) Tiongkok di Aula Kantor Wilayah DJPb Sultra, Sabtu, 23 Mei 2026.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan program pendidikan dan beasiswa harus memiliki arah yang jelas dan terhubung dengan kebutuhan pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan setiap penerima beasiswa mampu memberikan kontribusi nyata setelah menyelesaikan pendidikan.

“Saya datang ke sini karena saya ingin tahu apa programnya dan apa hasilnya ke depan. Jangan sampai pendidikan hanya sekadar menjalankan program, tetapi tidak mencapai sasaran dan tujuan,” ujar Gubernur.

Andi Sumangerukka mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat ratusan penerima beasiswa asal Sultra yang pernah menempuh pendidikan melalui berbagai program, namun kompetensi dan keberadaan mereka belum terdata secara optimal.

Kondisi tersebut, kata Gubernur, menunjukkan pentingnya penataan sumber daya manusia berbasis data agar kemampuan para penerima beasiswa dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sultra berencana melakukan pendataan ulang terhadap penerima beasiswa guna memastikan kompetensi yang dimiliki dapat diarahkan secara tepat.

“Kita ingin mengakhiri ketidakpastian itu. Orang-orang yang mempunyai kemampuan harus ditempatkan sesuai bidangnya,” katanya.

Gubernur juga menegaskan kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam, tetapi lebih ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Sumber daya manusia itu yang paling utama ketimbang sumber daya alam. Apa artinya sumber daya alam kalau tidak mampu kita kelola,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia turut menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda Sulawesi Tenggara agar mampu menjadi agen perubahan melalui pendidikan dan pengembangan kompetensi.

Sebagai bagian dari penguatan SDM, Pemprov Sultra mulai menyiapkan pola pembinaan pendidikan secara berjenjang melalui sekolah unggulan tingkat SD, SMP, hingga SMA yang kemudian terhubung dengan program beasiswa ke luar daerah maupun luar negeri.

Pemerintah daerah juga mendorong agar para penerima beasiswa dapat kembali dan mengabdi di Sultra guna mendukung penguatan birokrasi, pelayanan publik, dan pembangunan daerah. Selain itu, Pemprov Sultra akan menerapkan prinsip meritokrasi dalam pengembangan karier ASN dengan memberikan ruang kepada aparatur yang memiliki kompetensi dan prestasi sesuai bidang keahliannya.

“Masa depan Sulawesi Tenggara ada pada generasi muda yang siap bersaing dan siap bekerja. Pemerintah harus hadir menyiapkan ruang dan kesempatannya,” tegas Gubernur.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap generasi muda Sultra dapat memanfaatkan peluang pendidikan untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....