Pemkot Baubau Mulai Penyusunan Dokumen IPRO 2025

  • 21 Nov 2025 20:23 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau: Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Seminar Awal Penyusunan Dokumen Project Prospectus atau Investment Project Ready to Offer (IPRO). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Mira, Kamis (20/11/2025), dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Kota Baubau memiliki potensi investasi yang kuat, didukung kekayaan sumber daya alam dan posisi strategis sebagai pusat perdagangan serta jasa di kawasan Indonesia Timur.

Sejumlah sektor disebut memiliki peluang pengembangan, antara lain sektor perikanan dan kelautan, yang memiliki sumber daya tangkap dan budidaya untuk industri pengolahan; sektor pariwisata, dengan daya tarik alam, budaya, dan sejarah; sektor pertanian dan perkebunan, seperti kelapa dan mete yang dapat dikembangkan melalui industri pengolahan berbasis UMKM; serta sektor infrastruktur dan logistik, mengingat letak Baubau yang strategis pada jalur pelayaran nasional.

Hamsinah Bolu menjelaskan bahwa potensi tersebut perlu diperkuat melalui promosi investasi yang efektif, salah satunya dengan penyusunan dokumen IPRO. Dokumen ini berfungsi memberikan informasi lengkap, jelas, dan menarik terkait peluang investasi yang siap ditawarkan kepada investor.

“Bagi Pemerintah Kota Baubau, penyusunan IPRO merupakan langkah strategis dalam meningkatkan realisasi investasi melalui penyediaan proyek yang terencana, layak, dan didukung data yang komprehensif, baik dari sisi potensi, infrastruktur, maupun kelayakan ekonomi. Pada tahap ini, IPRO yang disusun berfokus pada potensi sektor perikanan, khususnya industri pengolahan hasil perikanan,” terangnya.

Ia menambahkan, proyek yang telah melalui tahapan IPRO lebih mudah dipromosikan karena telah memenuhi standar kelayakan investasi, sehingga peluang menarik minat investor semakin besar. Dampaknya akan terlihat pada peningkatan realisasi investasi, pertumbuhan ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja, dan pendapatan masyarakat.

Wakil Wali Kota berharap seminar ini menjadi ruang diskusi bagi seluruh peserta untuk berbagi masukan, gagasan, serta solusi guna menyempurnakan dokumen IPRO sehingga siap ditawarkan kepada investor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....